Di Bangkalan, Ratusan Pasangan Nikah di Bawah Umur

(FOTO: KM/HELMI YAHYA) BANYAK: Pasangan yang menikah sebelum usia ideal di Bangkalan masih tergolong tinggi.

KABARMADURA.ID | BANGKALANPernikahan di bawah umur masih banyak terjadi di Kabupaten Bangkalan. Bahkan di tahun 2022 yang baru berjalan dua bulan ini, terdapat 154 pasangan yang menikah sebelum masuk usia ideal.

Padahal untuk menekan pernikahan di bawah umur itu, Kementerian Agama (Kemenag) sudah memberikan program bimbingan pernikahan bagi calon pengantin (catin) yang masih muda..

“Di Bangkalan masih tergolong tinggi. Padahal data itu masih belum mencakup semuanya,” kata Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag Bangkalan Arif Rahman.

Bacaan Lainnya

Berbagai upaya sudah dilakukan kemenag setempat untuk mengatasi permasalahan tersebut. Salah satunya melakukan upaya larangan dengan tidak memberikan rekomendasi pernikahan pada pasangan pengantin yang masih di bawah umur. Disebutkan, usia ideal untuk pasangan pengantin adalah perempuan 18 tahun dan pria 21 tahun.

“Kami memang tidak mengeluarkan rekomendasi, makanya yang mengeluarkan adalah pengadilan agama,” ujarnya.

Namun, lanjut Arif, sapaan akrabnya, daripada terjadi tindakan yang tidak diinginkan atau pernikahan yang tidak tercatat, pihaknya terpaksa menikahkan dengan syarat mengantongi rekomendasi dari pengadilan agama.

“Jadi daripada mereka tidak melapor, maka kami minta agar urus rekomendasi menikah dulu di pengadilan agama,” jelasnya.

Selain bimbingan pernikahan, pihaknya juga melakukan sosialisasi di sekolah-sekolah dan pesantren. Agar mereka bisa mengetahui pentingnya  melakukan pernikahan setelah memasuki usia ideal.

Aktivis perempuan Yenny Wachid saat berkunjung ke Bangkalan minggu lalu menuturkan, peran perempuan di masa modern ini begitu penting. Sehingga sebisa mungkin usia pernikahan benar-benar pada masa yang sesuai dan ideal.

“Kita harus saling berupaya, para kaum perempuan kita sudah banyak yang bisa dan harus dilakukan. Jadi menjaga agar pernikahan itu tepat usianya, juga butuh peran kebijakan dari pemerintah,” tegas putri almarhum Gusdur itu.

Dia meyakini, dampak usia ideal menikah itu sangat besar sebagai penentu usia pernikahan. Jika usianya sudah matang, maka akan lebih bijak dalam mengatasi setiap permasalahan dalam rumah tangganya.

“Usia menikah itu juga menjadi penentu usia pernikahan dan peran di dalam membinanya nanti,” terangnya.

Reporter: Helmi Yahya

Redaktur: Sule Sulaiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.