Di Tengah Pandemi Corona, Harga dan Pasokan Sembako di Bangkalan Normal

  • Whatsapp
(Km/SAE) NORMAL: Bapak Sindi Ono (44) sedang menjual kebutuhan pokok di Bangkalan

Kabarmadura.id/Bangkalan-Mewabahnya virus corona atau covid-19 tidak mengganggu pasokan dan harga sembako di Bangkalan. Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan (Disdag) Bangkalan Roosli Suliriyono. Ia menyampaikan, tidak ada kenaikan harga untuk kebutuhan pokok. Semuanya normal, kecuali harga gula yang naik tinggi.

“Saya kira semua kebutuhan pokok di Kabupaten Bangkalan tidak ada kesulitan. Namun, ada sebagian yang naik seperti gula dari Rp12.500 menjadi Rp17.500,” ungkapnya, Senin (23/3/2020).

Sementara sepinya pengunjung pasar, menurutnya karena berkembang isu di masyarakat bahwa pasar ditutup. Apalagi dengan adanya imbauan untuk selalau berada di rumah. Namun, ia memastikan walaupun pengunjung sepi, harga tetap tetap normal, tidak ada kenaikan.

“Saya himbau ke setiap pedagang kecil maupun pedagang besar agar tidak ada kenaikan harga kebutuhan pokok,” imbuhnya.

Selain itu, ia  menghimbau kepada para pembeli atau pedagang untuk tidak menimbun kebutuhan pokok bagi masyarakat. Sebab, jika terjadi penimbunan, maka akan ada kenaikan harga karena stoknya menipis.

“Saya himbau kepada masyarakat baik yang pedagang kecil maupun pedagang besar agar tidak menimbun dan menaikkan harga kebutuhan pokok,” ungkapnya.

Sementara itu, di tempat yang berbeda, salah satu penjual sembako  Bapak Sindi Ono (40) juga berharap agar tidak ada penimbunan.

“Untuk yang memborong kebutuhan pokok saat ini tidak ada, namun untuk pelanggan tetap setiap harinya aktif belanja di sini,” ungkapnya.

Sementara terkait dengan harga, sampai saat ini harganya masih normal, tidak ada kenaikan.

“Untuk saat ini, harga kebutuhan pokok masih normal bahkan ada sebagian harga yang menurut,” ungkapnya. (sae/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *