oleh

Di Tengah Wabah Covid-19, Pengadaan Bantuan Perahu untuk 35 Poktan Tetap Berlanjut

Kabarmadura.id/Sumenep-Di tengah wabah Covid-19, realisasi bantuan perahu tetap diwujudkan. Sebanyak 38 bantuan perahu yang menelan Rp1,35 miliar sebagian sudah terlaksana.

Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Perikanan Tangkap Dinas Perikanan (Diskan) Sumenep Edie Ferrydianto mengatakan, ada sebagian bantuan perahu yang sudah tersalurkan. Salah satunya di kecamatan Bluto dan daerah Kalianget.

“Covid-19 tidak pernah menghambat bantuan dari pemerintah pusat,” katanya, Kamis (23/4/2020).

Bantuan perahu yang sudah didistribusikan dilengkapi dengan mesin plus alat tangkap. Untuk di kecamatan lainnya masih menyusul dan akan dilakukan secara beratahap. Sebab, proses pendistribusian berdasarkan pemanggilan dari dinas perikanan setelah lengkap datanya.

“Bantuan tidak ada hubungannya dengan Covid-19. Yang penting tidak berkerumanan kan tidak masalah,” ujarnya.

Proses penyerahan bantuan tidak mengundang kerumunan.

Bantuan tersebut, ketika penyerahan tidak mengundang banyak massa. antara 1 sampai 3 orang yang nantinya dipanggil untuk menerima batuntuan. Dengan demikian, penyerahan bantuan tersebut tidak akan membahayakan bagi penerima.

“Kami di sini masih dalam tahap melakukan pendistribusian saecara bertahap,” ujarnya.

Dia menjelaskan, yang akan diberikan bantuan sebanyak 11 Kecamatan yakni Kecamatan Saronggi, Bluto, Arjasa, Kangayan Sapeken, Kalianget, Ra’as, Dungkek, Pragaan, Pasongsongan, Gili Genting, dan Kecamatan Batu Putih.

“Bertahap akan panggil satu persatu untuk penerima,” ujarnya.

Bantuan tersebut masing-masing berbeda ada yang Rp33 juta adapula yang Rp65 Juta yang masing-masing mendapatakan satu unit perahu plus kelengkapannya.

“Sebanyak 35 kelompok yang akan mendapatkan bantuan tersebut,” ujarnya.

Di Sumenep sendiri ada 120 kelompok nelayan di Sumenep. Tetapi, yang mendapatkan hanya 38 kolompok nelayan. Sebab, bantuan tersebut dilakukan secara bergantian di setiap tahunnya. Selain itu, tergantung yang mengajukan.

“Kelompok yang dimaksud yang sudah memiliki SKT yang merupakan binaan dari Diskan,” ujarnya.

Dirinya berjanji dalam waktu dekat akan dilakukan pencairan dalam bentuk hibah, yang mendapatkan bertanggung jawab atas perahu yang didapatkannya. Harapannya, perahu tidak cepat rusak dan dipelihara secara baik.

“Dana perawatan tidak ada. Diskan hanya melakukan pengawasan setelah diberikannya batuan pada kelompok nelayan yang mendapatkan,” paparnya.

Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan terjadi peningkatan pendapatan ekonomi nelayan.

“Kami harap bantuan perahu tidak disia-siakan,” paparnya.

Sebelumnya, anggota Komisi II DPRD Sumenep Juhari mengatakan, bantuan perahu tentunya searah dengan harapan Pemkab Sumenep. Yakni, ingin mewujudkan masyarakat Sumenep menjadi lebih baik. Harapannya, dengan adanya bantuan perahu nantinya dapat dipergunakan secara maksimal serta dapat meningkatkan ekonomi kerakyatan.

“Nelayan juga merupakan bagian dari visi dan misi Bupati-Wakil Bupati Sumenep yakni turut meningkatkan pertumbuhan ekonomi kerakyatan,” paparnya.

Dia menghimbau agar kiranya bantuan tersebut dapat bermanfaat dan dapat membuat para nelayan semakin termovitasi untuk bekerja dan penghasilan nelayan semakin meningkat sehingga perekonomian mereka ikut membaik.

“Kami akan terus mendukung pada arah yang bersentuhan dengan rakyat,” pungkasnya. (imd/pai)

Komentar

News Feed