oleh

Dibatasi 50 Persen, SMA N Se-Derajat Laksanakan PTM 4 Jam

Kabarmadura.id/Pamekasan– Cabang Dinas Pendidikan (Cabdindik) Jawa Timur (Jatim) Pamekasan sudah memperbolehkan pertemuan tatap muka (PTM) tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri Se-Derajat.

Sebab setelah dilakukan percobaan kepada tiga sekolah, hasil evaluasinya mencukupi kategori layak untuk kegiatan belajar mengajar (KBM) tatap muka. Hal ini diungkapkan, Kepala Cabdindik Jatim Pamekasan Slamet Goestiantoko, Rabu (02/09/2020).

Menurutnya untuk pelaksanaan PTM di wilayah pemkab, SMA Negeri sederajat sudah diperbolehkan menggelar PTM, tentunya dengan mematuhi protokol Covid-19. “Itu sudah dilaksanakan semua pertemuan tatap muka, uji cobanya mulai tanggal 18 agustus 2020 kemarin,” ungkapnya.

Salamet menjelaskan, untuk uji pertama sudah melibatkan peserta menggelar KBM yang hanya diikuti 25 persen siswa.  Namun untuk saat ini, sebagian sudah menerapkan KBM tatap muka yang dihadiri 50 persen dari jumlah siswa di beberapa lembaga pendidikan.

“Evaluasinya bagus itu, makanya yang bisa melaksanakan harus mengikuti protokol Covid-19,”jelasnya.

Pihaknya berharap untuk proses pendidikan dimasa Covid-19 tidak mengenyampingkan minat belajar siswa. Sehingga, indikator pencapaian dalam mendidik karakter siswa bisa capai dengan baik. “Harapan kami pendidikan bisa berjalan lancar,” harapnya.

Sementara itu, Kepala SMA Negeri 1 Pamekasan Moh, Arifin, mengaku sudah merasa agak lega, karena proses pendidikan sudah mulai berangsur normal. Kendatipun di sekolah hanya 50 persen siswa yang diperbolehkan mengikuti pembelajaran secara tatap muka.

Itupun masih dibatasi dengan 4 jam sesuai dengan surat edaran (se) gubernur Jawa Timur (Jatim). Namun dia berharap proses PTM bisa diikuti 100 persen dari sejumlah siswa.

“Anak-anak lebih antusias mengikuti pembelajaran, kalau dari jam 07, sampai jam 11.00, mudah-mudahan bisa 100 persen siswa bisa mengikuti pembelajaran,” harapnya. (rul/ito)

Komentar

News Feed