Didemo soal Listrik Tidak Normal 3 Bulan, PLN Pamekasan Minta Masyarakat Bersabar

News35 views

KABAR MADURA | Aliansi Gerakan Rakyat Menuju Perubahan melakukan aksi demonstrasi di Kantor PLN ULP Pamekasan, Kamis (18/4/2024). Mereka mempertanyakan mengenai tiga bulan listrik yang tidak normal.

Koordinator aksi Abd. Rahem  mengatakan, selama tiga bulan terakhir, listrik di Desa Larangan Badung, Kecamatan Palengaan, belum kembali normal, terutama di trafo PLN 111 Larangan Badung.

“Kami sudah melaporkan ke pihak PLN, baik melalui PLN Mobile maupun melalui petugas, namun belum ada respon,” tegasnya.

Merespon hal itu, Manajer ULP PLN Pamekasan Agung Setyobudi menegaskan, sebenarnya laporan masyarakat atas kondisi listrik yang tidak normal sudah diterimanya. Namun, laporan itu masih dilakukan kajian atau analisa terkait sumber masalahnya. Hal itu sebagai langkah awal yang bisa dilakukan PLN dalam memproses perbaikan sistem kelistrikan.

Menurutnya, perbaikan sistem kelistrikan tidak bisa dilakukan secara instan, sebab ada beberapa tahap yang perlu dipersiapkan, seperti manajemen beban, yang meliputi pengelolaan beban dan pemakaian kelistrikan yang digunakan.

Baca Juga:  Legislator Sumenep Minta Pendataan Perusahaan Tidak Bayar Karyawan sesuai UMK

“Perbaikan sistem kelistrikan perlu kajian dan perencanaan, tidak bisa dilakukan perbaikan secara instan,” ungkapnya.

Kemudian dia menyebut, untuk perbaikan sistem kelistrikan di Desa Larangan Badung akan segera dilakukan. Akan tetapi, pihaknya mengaku butuh waktu yang cukup agar perbaikan yang dilakukan berjalan normal. Apalagi Desa Larangan Badung terbilang daerah yang sangat  luas.

Pihaknya mengatakan sudah berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat, terutama melalui percepatan perbaikan kelistrikan skala prioritas yang dikeluhkan oleh warga Pamekasan.

“Untuk Desa Larangan Badung kami butuh waktu untuk dianalisa. Hal itu untuk memilah faktor dan penyebab terjadinya gangguan kelistrikan yang terjadi. Jika masyarakat butuh yang instan, maka itu tidak bisa,” tukasnya.  

Baca Juga:  Disdikbud Pamekasan Tingkatkan Pengetahuan Baca Kitab melalui TOT

Pewarta: Moh. Farid

Redaktur: Sule Sulaiman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *