Didesak Tetapkan Tersangka Kasus Mobil Sigap, Ini Respon Kejari Pamekasan

  • Whatsapp

KABARMADURA.ID, Pamekasan – Puluhan pemuda yang tergabung dalam Jaringan Kawal Jawa Timur (Jaka Jatim) Korda Pamekasan melakukan aksi di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Pamekasan, Selasa (9/2/2021).

Kedatangan mereka guna menuntut pihak kejari segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi Mobil Sigap (Siap Tanggap). Mobil tersebutdiperuntukkan untuk semua kepala desa (kades) di Bumi Gerbang Salam.

Korlap aksi Musfiqul Khoir mengatakan,kasus dugaan korupsi Mobil Sigap sudah 8 bulan lamanya; mandek di meja Kejari Pamekasan.

Pihaknya juga meyakini, dalam kasus tersebut sudah jelas ada kerugian negara. Itu dibuktikan dengan adanya pemanggilan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), KPA, LPSE selaku pejabat penerima lelang.

Di samping itu, telah memanggil 54 kades selaku penerima program Mobil Sigap yang menjadi salah satu program Bupati Pamekasan Baddrut Tamam.

“Dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan Kejari Pamekasan menyatakan Mobil Sigap yang dibelanjakan oleh pihak ketiga tidak sesuai dengan spesifikasi pengadaan pemerintah. Ini kan sudah jelas pasti ada kerugian negara dalam proses tersebut,” terang Musfiq.

Padahal menurutnya, kalau mengacu pada Peraturan Jaksa Agung RI tanggal 29 Oktober 2010 Huruf B jangka waktu pelaporan penyidikan dalam waktu 30 hari paling lama kejaksaan sudah berhak mengusulkan nama tersangka atau identitas tersangka.

Namun, tambahnya, faktanya sampai saat ini kejari masih belum menetapkan tersangka dari kasus tersebut.

Atas hal itu, pihaknya menuntut kepada Kejari Pamekasan untuk segera menetapkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi pengadaan Mobil Sigap. Sebab, kalau dalam waktu 7×24 jam masih belum ada tersangka, pihaknya berjanji akan melakukan demonstrasi kembali dengan masa yang lebih banyak lagi.

“Jika dalam waktu yang telah kami tentukan masih belum ada tersangka dalam kasus Mobil Sigap ini, maka jangan salahkan kami jika nanti akan melakukan aksi yang lebih besar,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Pamekasan Ginung Praditina menjelaskan, pihaknya saat ini masih dalam proses pengumpulan alat bukti serta pemanggilan saksi-saksi dalam kasus Mobil Sigap .

“Masih dalam tahap pengumpulan alat bukti dan pemanggilan saksi-saksi untuk dimintai keterangan tentang kasus Mobil Sigap ini,” ungkapnya.

Reporter: Zubaidi

Redaktur: Anam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *