oleh

Dies Natalis ke-36, STKIP PGRI Sumenep Ikhtiar Menuju Universitas

KABARMADURA.ID, SUMENEP-Dies Natalis ke-36 Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan (STKIP) PGRI Sumenep, digelar beragam kegiatan.Selain beberapa seminar, juga diselipkan tasyakuran dan istigasah bersama.

Ketua STKIP PGRI Sumenep Asmoni mengatakan, dies natalis kali ini dikemas dengan hastag Go Universitas. Hastag tersebut sebagai ikhtiar yang sudah digagas dan dipersiapkan sejak awal 2020 lalu.

Acara-acara yang menghiasi dies natalis kampus dengan julukan Tanian Lanjang itu,seperti diskusi via daring, kegiatan internal mahasiswa dan beberapa kegiatan lainnya.

“Alhamdulillah STKIP termasuk kampus yang wow di Sumenep, sudah sepantasnya untuk menujuuniversitas, sehingga pada tahun 2021 ini kami berharap sudah bisa tercapai,” kata Asmoni, Senin (22/2/2021).

Sejauh ini, persiapan menuju universitas sudah 95 persen. Sejak 2020 lalu, persyaratan yang dibutuhkan sudah disiapkan, mulai kesiapan sumber daya manusi (SDM), rekomendasi dan koordinasi dengan pemerintah pusat.

Termasuk program studi tambahan. STKIP PGRI Sumenep selaku kampus yang peka terhadap kebutuhan masyarakat Kota Keris ini, maka akan dibuka program studi kepariwisataan dan program studi kelauatan. Artinya, tambahan program selain sebagai syarat, juga disesuaikan dengan potensi yang bisa dikembangkan.

“Langkah-langkah yang sudah kami siapkan, administrasi, orang, rekomendasi, dan memasukkan data ke Kemendikbud. Semuanya sudah rampung, tinggal menunggu momen saja tahun ini,” Asmoni memastikan.

Apalagi usia STKIP PGRI Sumenep sudah tergolong dewasa. Alumni dari kampus ini sudah banyak yang berkiprah di berbagai bidang, baik di daerah lokal Madura maupun luar daerah. Artinya sudah banyak yang memetik manis dari hasil belajar dan berproses di dalamnya.

“Sudah banyak yang jadi pegawai negara, bank, P3K, dan lain-lain. Itu pertanda ilmunya bermanfaat dan barokah yang luar biasa,” papar doktor dari Universitas Negeri Malang ini.

Apalagi, kampus yang berada di Jalan Trunojoyo, Gedungan Barat, Kecamatan Batuan itu sudah mendapatkan kepercayaan dan pengakuan dari masyarakat Madura maupun dari luar daerah. Setiap tahunnya, jumlah mahasiswa baru yang memilih studi di kampus ini cukup banyak.

Dia tetap berharap semua civitas akademik dan simpatisan bahu membahu untuk terus membangun dan berinovasi dalam memajukan dan menjadikan STKIP PGRI Sumenep lebih baik lagi.

“Mari kita harus bersinergi dalam mengelola STKIP karena ujung ujungnya yang mampu mengubah adalah komitmen kita bersama,” tutup pria yang kini berusia 43 tahun itu. (ara/waw)

 

Komentar

News Feed