oleh

Dihantam Bus Akas, ASN KPU Sumenep Meninggal

KABARMADURA.ID, Sumenep –Pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) di Kabupaten Sumenep tinggal sebulan. Namun, naas menimpa Aparatur Sipil Negara (ASN) bagian data Komisi Pemilihan Umum (KPU), Johan Faisal (35), warga Dusun Panyepen, RT/001 RW/003, Desa Panempan, Kabupaten Pamekasan, tewas Kamis (05/11/2020).

Pria tersebut meninggal akibat kecelakaan di Jalan Raya Pekandangan, Kecamatan Bluto, ketika perjalanan menuju kantor KPU. Kronologis kejadiannya, Johan Faisal melaju dari arah Pamekasan menggunakan kendaraan honda vario techno 150 dengan nopol M 5297 BU menuju Sumenep. Dari arah berlawanan muncul sebuah kendaraan bus akas nopol N7628 UR dengan kecepatan tinggi.

“Bus itu dikemudikan oleh Iskandar Hadi, hendak mendahului kendaraan bermotor di depannya yang satu arah. Diduga pengemudi bus ini saat mendahului kurang konsentrasi ke arah depan dan tidak mempunya ruang gerak yang cukup, akibatnya menabrak kendaraan dari arah berlawanan (Johan Faisal red),” ujar, Kasatlantas Polres Sumenep AKP Toni Irawan.

Menurutnya, akibat kecelakaan tersebut korban yang masih berstatus sebagai ASN KPU meninggal di tempat kejadian perkara (TKP). Sedangkan pengemudi kendaraan bermotor yang didahului bus selamat dari kejadian tersebut. Sementara, untuk kejadian kecelakaan itu, kendaraan korban ringsek akibat hantaman bus.

“Kerugian materi diperkirakan Rp15.000.000. Sementara yang bersangkutan (supir bus akas red) masih dalam pemeriksaan lanjutan. Kami juga menghimpun data kondektur bus yakni atas nama Efendi,” paparnya.

Sementara itu, Komisioner KPU Sumenep, Rofiqi Tanzil membenarkan kejadian tersebut. Menurutnya, Johan Faisal merupakan ASN di KPU sebagai Kasubag Program dan Data. “KPU mengucapkan belasungkawa, kami bersama-sama mengantarkan jenazahnya hingga dikebumikan di kediamannya (Pamekasan red),” (imd/ito)

 

 

Komentar

News Feed