oleh

Dihentikan Kemensos, Santunan 63 Ahli Waris Pasien Covid-19 di Bangkalan Dilanjutkan Pemprov Jatim

KABARMADURA.ID, BANGKALAN-Penghentuan santunan untuk ahli waris pasien Covid-19 yang meninggal oleh Kementerian Sosial (Kemensos), membuat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur membuat kebijakan baru. Santunan tersebut sedang diupayakan agar tetap berlanjut.

Jika sebelumnya Kemensos menjanjikan sebesar Rp15 juta per pasien, Pemprov Jawa Timur (Jatim) akan memberikan sebesar Rp5 juta.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bangkalan Wibagio Suharta mengatakan, santunan tersebut kini tengah dalam proses, bahkan sudah diterbitkan  surat keputusan dari gubernur Jatim sejak awal Maret lalu.

Saat ini, bantuan tersebut masih dalam pemberkasan juknis ke Kemensos. Untuk ahli waris yang akan menerima santunan, akan dikhususkan pada penerima yang sebelumnya diajukan ke Kemensos tapi belum menerima bantuan.

“Sesuai surat, dikhususkan yang sudah masuk Kemensos, yang susulan menunggu anggaran 2021,” jelasnya, Rabu (24/2/2021).

Kata lelaki asal Nganjuk ini, total terdapat 63 ahli waris yang akan menerima. Usai pemberkasan juknisnya, dia belum bisa memastikan apakah langsung pencairan atau masih ada tahapan lagi. Sebab, masih menunggu instruksi lanjutan dari pemprov.

“20 pasien Covid-19 yang meninggal tambahan di tahun 2021 belum ada tambahan pengajuan,” terangnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan Sudiyo mengatakan, pengajuan bantuan kematian pasien Covid-19 kepada ahli waris harus ada rekomendasi keterangan dari rumah sakit bahwa pasien tersebut memang benar-benar terinfeksi Covid-19.

“Kami hanya rekomendasi setelah adanya keterangan dari rumah sakit. Kalau pencairan yang tau pasti dari Dinsos,” tukasnya.

Sebelumnya, Kemensos RI telah memberikan bantuan berupa santunan kepada keluarga pasien Covid-19 yang meninggal dunia sekitar Rp15 juta per orang. Tetapi tahun ini Pemerintah menghentikan program santunan itu, karena tidak dianggarkan.

Total jumlah pasien yang meninggal akibat Covid-19 tahun 2020 yang diajukan Pemerintah Kabupaten Bangkalan sebanyak 66 orang. Sedangkan yang mendapatkan dan bisa mencairkan hanya ada 3 orang. (ina/waw)

Komentar

News Feed