oleh

Dihonor Rp250 Ribu, Ikhlas Jadi Penyokong Toilet Masjid

Kabarmadura.id/Sumenep-Jika Anda mengunjungi Masjid Agung Sumenep, sesekali lihatlah tempat mandi dan toiletnya; pasti akan merasakan sangat bersih dan terlihat terawat. Eiit, jangan dulu bangga itu semua karena kesadaran para pengunjung.

Nyatanya, Moh Walid Humaidi, salah seorang petugas yang mengabdikan dirinya untuk membersihkan tempat mandi, toilet dan tempat wudhu di Masjid Agung Sumenep, yang seringkali ada pengunjung lupa menyiram hingga bersih.

“Ya kami bersihkan. Karena tugas kami ada memastikan bahwa toilet, kamar mandi, tempat wudhu dan halaman nyaman digunakan oleh pengunjung,” ungkap Walid.

Aktivitas bersih-bersih tersebut diakui Walid dimulai sejak pukul 07.00 WIB hingga 16.00 WIB. Mulai dari menyapu halaman masjid dari ujung selatan hingga ujung halaman utara. Kemudian mengepel lantai masjid.

Bicara gaji, memang mereka dibayar setiap bulannya. Namun, jauh dari kata Upah Minimun Kabupaten (UMK) Sumenep. Setiap bulannya, para petugas mendapatkan ganti lelah hanya Rp250 ribu.

“Kalau tidak diniatkan mengabdi, akan terasa kecil. Karena sejak awal saya sudah niatkan ibadah dan orang-orang merasa nyaman ke masjid, honor tersebut saya syukuri,” imbuh Walid sambil  menggambarkan jika banyak pengunjung sementara butuh toilet namun dalam keadaan kotor.

“Lalu siapa yang akan malu jika sudah kotor? Apalagi yang namanya toilet, tempat wudhu dan tempat buang air kecil sangat berhubungan dengan kesucian,” imbuhnya.

Di masjid Agung Sumenep, terdapat 35 toilet; 17 toilet putra dan 18 toilet putri. Jumlah tersebut, diakui Walid  terasa kurang jika melihat banyaknya antrian saat hari Jumat atau pelaksanaan ibadah hari besar. (imd/bri/nam)

 

 

Komentar

News Feed