Dijamu PSM, Banyak Pemain Madura United Diganjar Kartu Kuning

  • Whatsapp
DUEL KERAS: Permainan agresif antara kedua kesebalasan, PSM Makassar vs Madura United, membuat wasit banyak mengeluarkan kartu kuning.

Kabarmadura.id-Banyak kartu kuning yang dikeluarkan wasit Dwi Purba Adi Wicaksana pada laga leg pertama semifinal Piala Indonesia antara PSM Makassar kontra Madura United di Stadion Andi Mattalatta, Minggu (30/6) sore.

Wasit asal Kabupaten Kudus itu memberikan dua kartu kuning kepada tim tuan rumah, yaitu terhadap Asnawi Mangkualam dan Willem Jan Pluim.

Sementara untuk tim tamu, lima kartu kuning harus disandangkan kepada Andik Rendika Rama, Jaimerson Xavier, Asep Berlian, Greg Nwokolo, dan Slamet Nurcahyo.

Khusus untuk gelandang Madura United Asep Berlian yang diganjar kartu ketiga di laga itu, membuatnya harus absen nanti saat leg kedua di Stadion Gelora Madura Pamelingan (SGMP) Pamekasan, Minggu (7/7) mendatang. Sebab, dia sudah diganjar satu kartu kuning sebelumnya saat menjamu Persebaya Suranbaya.

Keputisan wasit tersebut dinilai gegabah oleh Pelatih kepala Madura United Dejan Antonic. Menurutnya, kedua kesebelasan sejatinya bertanding dengan agresif, bukan kasar.

“Coba lihat, ada itu beberapa pemain dapat kartu kuning karena kami main agresif, biasanya memang kami main seperti itu (agresif). Kadang-kadang wasit harus mengerti, kalau dua tim seperti Madura (United) dan PSM Makassar, dia tim sama-sama agresif,” ucap Dejan.

Kata taktikal berusi 50 tahun ini, wasit seharusnya memberika peringatan terlebih dahulu. Jika tetap melakukan pelanggaran, baru mengeluarkan kartu kuning.

“Dia harus baca pertandingan. Kadang-kadang, tidak perlu terlalu cepat kartu kuning. Mungkin berikan warning (peringatan dulu) kepada pemain. Kalau dia terus-terus seperti, oke (berikan kartu kuning). Jangan langsung seperti itu, karena pertandingan yang ini panas,” imbuhnya.

Dejan juga menilai, terdapat beberapa kartu kuning yang tidak pantas diberikan kepada para penggawanya.

“Mungkin (sebenarnya) ada satu dua kartu kuning yang tidak usah dikasih,” pungkasnya. (idy/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *