oleh

Diknas Sebut Tidak Ada Anggaran Renovasi SDN Banyoneng Laok

Kabarmadura.id/Bangkalan-Ambruknya Sekolah Dasar Negeri (SDN) Banyoneng Laok 01 sejak beberapa bulan lalu hingga kini belum mendapatkan perhatian dari pemerintah. Kondisi sekolah yang mengenaskan  tersebut menjadi pertanyaan bagi wali murid.

Moh Holil, salah seorang wali murid menyayangkan pembiaran pemerintah terhadap rusaknya bangunan tersebut.

“Kondisi SDN Banyoneng Laok 01 tersebut sudah lama yang ambruk namun sampai saat ini tidak ada perhatian dari pemerintah,” jelasnya, Rabu (01/7/2020).

Pihaknya mengaku selama wabah Covid-19 semua murid memang sekolah dari rumah. Namun, setelah Covid-19 selesai dan Bangkalan dalam zona hijau, maka peserta didik akan sekolah di kebun lagi, jika belum juga diperbaiki.

“Jika kondisi seperti itu terus menerus apakah peserta didik akan sekolah di kebun lagi yang beralaskan rumput dan beratap pohon?” tanyanya.

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan Bambang Budi berdalih, proses pembangunan sekolah tersebut masih terkendala lantaran adanya Covid-19.

“Pembangunan sekolah tersebut melalui kementerian PUPR, sampai sekarang tidak ada kabar, saya tidak bisa menjawab,” dalihnya.

Untuk sementara waktu, SDN Banyoneng Laok tersebut dibiarkan begitu saja, apalagi untuk pembelajaran saat ini masih belajar dari rumah.

“Untuk sementara waktu SDN Banyoneng Laok kami biarkan begitu saja, untuk proses belajar mengajar, sampai saat ini masih belajar daring. Baru setelah kondisi sudah normal, kami akan memikirkan kondisi sekolah tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, anggota Komisi D DPRD Kabupaten Bangkalan H Subaidi mengatakan, untuk pembangunan tersebut dari pemerintah pusat.

” Untuk anggaran pembangunan sekolah tersebut, itu dana dari pusat. Namun sampai saat ini belum ada kabar juga terkait pembangunan sekolah tersebut,” jelasnya.

H Subaidi menduga, anggaran untuk pembangunan sekolah tersebut memang tidak ada lantaran dialihkan untuk penanganan Covid-19.

“Sekolah yang ambruk tersebut sampai saat ini tidak ada anggaran, lantaran semua anggaran untuk pembangunan tersebut ditarik semua,” ungkapnya. (sae/pai)

Komentar

News Feed