Dilanda Banjir, Pemkab Sumenep Surati KemenPUPR Minta Rp8 Miliar

News33 Dilihat

KABARMADURA.ID | SUMENEP-Tindak lanjut dari silaturrahmi Bupati Sumenep Achmad Fauzi ke Pesantren Al-Amien, Prenduan, Minggu (27/11/2022). Salah satu solusinya bakal meminta bantuan dengan bersurat ke pemerintah pusat.

Surat permohonan bantuan itu sedang disusun oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sumenep. Pasalnya, sebelum dikirim ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), harus didiskusikan dan mengkoordinasikan dengan sekretariat kabupaten (setkab) dan bupati Sumenep.

“Kami masih menyusun bahasanya, suratnya belum bisa dikirim hari ini (kemarin),” kata Kepala Bidang (Kabid) Air Minum dan PLP Dinas PUTR Sumenep Dedi Falahudin, Senin (28/11/2022).

Menurutnya, rangkaian isi surat tersebut adalah menceritakan persoalan yang mengakibatkan banjir di area Pesantren Al-Amien dan Puskesmas Pragaan. Sementara, salah satu penyebabnya adalah kekurangan akses saluran air atau drainase. Sebab, saluran di ujung muara sungai  semakin sempit, sehingga aliran air terhambar lalu meluap. Berdasarkan kajian sementara, dalam isi surat itu diajukan bantuan sebesar Rp8 miliar.

Baca Juga :  Produsen Lokal Madura Berebut Pasar Menggiurkan Air Minum Kemasan

“Isi surat menceritakan persoalan di area pesantren itu, namun sekali lagi surat belum diketahui kapan bakal dikirim sebab masih dikoordinasikan terlebih dahulu,” tegasnya.

Sementara untuk mengawal efektivitas surat tersebut, agar segera mendapatkan respon dari kementerian, pihaknya hanya akan terus aktif berkomunikasi. Tetapi yang pasti pihaknya tidak menjamin bakal segera mendapatkan bantuan tersebut.

“Kami akan mengkroscek ke teman-teman di kementerian nantinya, bagaimana hasilnya akan disampaikan, ” imbuhnya.

Banjir tersebut terjadi pada Sabtu (26/11/2022). Selain merendam sejumlah gedung sekolah, layanan kesehatan di Puskesmas Pragaan juga terganggu karena terendam. Bahkan mengakibatkan pasien harus dibawa keluar dan dipindahkan ke tempat lainnya.

Reporter: KM66

Redaktur: Wawan A. Husna

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *