Dilantik, Slamet Ariyadi Beriktikad Kawal Pertumbuhan Madura

  • Whatsapp
MEMBANGGAKAN: Anggota DPR RI Slamet Ariyadi berfoto bersama istri dan putranya usai dilantik di Gedung DPR RI, kemarin (1/10/2019).

Kabarmadura.id/JAKARTA-Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Slamet Ariyadi, resmi dilantik dan diambil sumpahnya di gedung DPR RI, kemarin (1/10/2019). Usai resmi menjadi wakil rakyat di Senayan, pemuda asal Kabupaten Sampang Madura itu berkomitmen untuk mengawal pertumbuhan Madura.

Saat dihubungi Kabar Madura usai pelantikan, pria berusia 29 tahun itu mengatakan, banyak hal yang ingin dilakukan untuk kemajuan Madura, tentunya tidak lepas dari perannya sebagai seorang pemuda yang saat ini dipercaya untuk mewakili masyarakat di parlemen.

Sebagai masyarakat Madura yang berpegang teguh pada adat ketimuran, Slamet (sapaan akrabnya) mengatakan, isu-isu yang akan diangkat untuk dikawal di parlemen, tidak lepas dari persoalan sosial, budaya dan ekonomi.

Ketiga isu besar itu, akan dikawal dengan menggandeng para pemuda. Sebab menurutnya, pemuda adalah sumber daya manusia (SDM) utama yang harus ditingkatkan untuk menghadapi era revolusi 4.0, baik dari soft skill maupun hard skill yang bermuara pada peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM) Madura.

“Ini kesempatan yang luar biasa bagi saya, momentum ini sangat luar biasa untuk mendedikasikan diri bagi tanah kelahiran saya. Prinsipnya, saya ingin berjuang dan mengabdi untuk masyarakat, serta bisa memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di Madura,” kata alumnus Universitas Trunojoyo Madura (UTM) itu.

Lebih lanjut, politisi muda Partai Amanat Nasional (PAN) itu mengungkapkan, konsep utama pembangunan di Madura adalah peningkatkan kualitas SDM, yakni menciptakan SDM di Madura yang kaya akan wawasan, baik pendidikan, sosial, budaya maupun ekonomi.

Dengan demikian, cita-cita bersama untuk meningkatkan IPM di Madura akan terwujud dengan optimal.

Selain membangun SDM yang unggul, Slamet mengatakan, kemajuan Madura akan dirasa lebih maksimal, jika potensi sumber daya alam (SDA) yang melimpah bisa dikembangkan.

Oleh karena itu, dirinya berkomitmen untuk mengawal setiap kebijakan pemerintah pusat, tentunya dengan peran aktif pemerintah daerah. Sebab, sebagai legislator kata Slamet, dirinya hanya bertanggung jawab untuk menjadi jembatan agar pemerintah pusat bisa bersinergi dengan pemerintah daerah, khususnya dalam memberi solusi yang tepat terhadap berbagai persoalan pemanfaatan SDA, khususnya garam di Madura.

“Mudah-mudahan nanti saya ditempatkan di Komisi VI DPR RI, kami akan bersinergi dengan pemerintah daerah agar bersama-sama meningkatkan SDA di Madura, khususnya industri garam, sehingga garam Madura dengan kualitas tingginya itu, bisa benar-benar memberikan dampak terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat Madura,” pungkasnya. (pin/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *