Dilarikan ke ICU, Kondisi Asep Berlian Mulai Membaik

  • Whatsapp
MEMBAIK: Gelandang bertahan Madura United Asep Belian harus menjalani perawatan intensif di ICU RSUD Pamekasan lantaran mengalami sesak nafas di babak pertama melawan PSS Sleman, Rabu (31/7/2019).

Kabarmadura.id-Selain menanggung kekalahan, dalam perjalanan pertandingan, Madura United juga sudah harus kehilangan dua pemainnya sekaligus selama babak pertama.

Pada laga pekan 4 Liga 1 2019 meladeni PSS Sleman itu, Greg Nwokolo dan Asep Berlian harus ditarik keluar sebelum babak pertama usai.  Asep harus ditarik keluar lapangan karena harus menjalani perawatan setelah jatuh terlentang  yang mengakibatkan sesak nafas.

Asep sempat menjalani perawatan di ruang ganti, namun karena  butuh penanganan lebih serius, Asep  akhirnya harus dirawat di rumah sakit.

“Kondisi Asep Berlian sudah menunjukan perkembangan lebih baik. Namun, Asep masih harus menjalani perawatan intensif di ICU RSUD Pamekasan hingga besok. Mohon dukungan doanya agar cepat pulih,” dr Herry Siswanto.

Sebelumnya, seperti yang dijelaskan Dokter Ratna yang menangani Asep di rumah sakit, tulangnya aman dan rasa nyeri diduga akibat ototnya nyeri. Namun, dia harus menginap terlebih dahulu untuk diketahui perkembangannya.

“Tulangnya aman. Kemungkinan yang bikin nyeri adalah otot saja. Malam ini, nginap dulu di ICU, biar ada yang ngawasi saja. Besok pagi jam 9 dijadwalkan USG untuk cek lambungnya,” tuturnya.

Sementara Greg Nwokolo yang  bertindak sebagai kapten pada pertandingan tadi malam juga tampil  tidak dalam  kondisi terbaiknya. Greg mengalami masalah di engkel kakinya sehingga membutuhan perawatan oleh tim medis Madura United.

“Adalah kerugian  karena  di babak pertama sudah harus melakukan pergantina pemain secara terpaksa karena  cedera. Beberapa kesalahan juga sering terjadi pada pertandingan tadi dan ini  jangan sampai berpengaruh pada persiapan pertandingan berikutnya. Kami sudah mulai harus pada pertandingan melawan Bhayangkara FC,” tegas Pelatih Madura United Dejan Antonic, Rabu (31/1/2019). (bri/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *