Dinas PU SDA Sumenep: Pengerukan Dam Perlu Percepatan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) KEBUT: Sejumlah pekerja terlihat membersihkan  Dam Jepun di Desa Lenteng, Kecamatan Lenteng Sumenep. 

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Hujan deras terus berlangsung di Sumenep. Kondisi itu membuat legislatif mendesak dinas terkait agar segera turun tangan. Pemeliharaan dam perlu ditingkatkan. Hal itu perlu dilakukan sebagai upaya antisipasi terjadinya banjir.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Sumber Daya Air (SDA) Sumenep Chainur Rasyid melalui Kepala Bidang Irigasi Dedi Falahuddin mengatakan, mengingat hujan telah tiba, pengerjaan atau pemeliharaan dam harus dikebut.

Bacaan Lainnya

“Jika tidak demikian, maka akan terjadi meluapnya air,” katanya, Kamis (11/11/2021)

Menurutnya, pemeliharaan dam atau dilakukan dalam setiap tahun. Sementara untuk anggarannya senilai Rp60 juta. Untuk dam sendiri sebagian milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

“Pemeliharan yang dimaksud yakni melakukan pengerukan pasir atau tanah yang ada pada dam itu,” ucapnya.

Ia berjanji, program pemeliharaan dam akan terus digulirkan di tahun-tahun berikutnya. Dan akan terus melakukan pengecekan pada lapangan.

“Musim hujan telah tiba, maka perlu adanya pemeliharaan terhadap dam agar tidak terjadi banjir,” paparnya.

Sementara itu, Sekretaris Komisi III DPRD Sumenep M.Ramzi mengatakan, sebenarnya pemeliharaan dam di Sumenep saat ini sudah lambat pengerjaannya. Seharusnya jauh hari sebelum musim hujan terjadi.

“Bagi kami adanya hujan yang saat ini hampir setiap hari tentu membuat pengerukan pasir tidak maksimal. Hasil pengerukan akan tergilas hujan. Dinas terkait perlu dievaluasi,” ucap dia. 

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *