oleh

Dinas PUPR Sampang Dorong Terwujudnya Ekowisata Sungai

 

INOVASI: Rencana gambar kondisi Sungai Kamuning dilihat dari jalan Bahagia-Teuku Umar Sampang untuk mewujudkan ekowisata sungai.

SAMPANG-Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) terus berinovasi dalam melakukan perlindungan dan  pemanfaatan sungai.

Teranyar, Dinas PUPR Sampang melaunching rencana pembangunan jalan inspeksi sungai di wilayah perkotaan untuk mewujudkan ekowisata Sungai. Bertempat di lapangan Wijaya Kusuma Pada Jum’at (3/5/2019).

Ekowisata sungai itu, merupakan salah satu program inovasi unggulan Dinas PUPR Sampang pada tahun 2021-2024 mendatang dalam rangka mewujudkan Sampang Hebat Bermartabat.

Kepala Dinas PUPR Sampang Sri Andoyo Sudono menuturkan, konsep ekowisata sungai di Kota Bahari  ini, adalah salah satu wujud inovasi rencana strategis instansinya dalam kurun waktu lima tahun ke depan. Inovasi itu, bertujuan sebagai perlindungan dan maksimalisasi pemanfaatan sungai di wilayah Kota Sampang.

Selain itu, kata Sri Andoyo Sudono, inovasi tersebut untuk mewujudkan salah satu visi-misi  bupati Sampang preode 2019-2024 dalam membangun dan memajukan Kota Bahari, yakni menuju Sampang yang hebat dan bermartabat.

“Kegiatan inovasi ini, diaplikasikan melalui pembangunan jalan inspeksi sungai di wilayah perkotaan sepanjang 9 kilometer, setelah proyek normalisasi Sungai Kamuning selesai dilaksanakan oleh pemerintah pusat,” tutur Sri Andoyo Sudono kepada Kabar Madura, Minggu (5/5).

Sementara itu, Kepala Bidang (Kabid) Pengelolaan Sungai Dinas PUPR Sampang Zaiful Muqaddas menambahkan, pascaselesainya program pengendali banjir Sungai Kamoning paket 1 dan 2 nanti, pihaknya berjanji akan mengubah wajah sungai di wilayah Kota Sampang dengan melaksanakan pembangunann jalan inspeksi sungai kota dengan lebar 5 meter pada bagian sisi kanan dan kiri sungai. Sehingga secara otomatis sempadan sungai di Sampang sesuai dengan PP 35 tahun 1991.

“Jalan inspeksi sungai ini tidak hanya menjadi perkuatan struktur bantaran dan akses pemantauan serta pemeliharaan sungai. Akan tetapi menjadi area pedestrian yang menarik dan area rekreasi masyarakat  yang berbasis lingkungan, Sehingga meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap lingkungan di kawasan sungai, maka konsep ini kami sebut ekowisata sungai,” jelasnya.

Lebih lanjut ditegaskan, pemerintah pusat melalui Kementrian PUPR dan BBWS Brantas sudah menambah kapasitas Sungai Kamuning melalui proyek pengendali banjir (normalisasi).

Sedangkan Pemerintah  Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) yang memiliki wilayah daerah aliran sungai (DAS) sudah melakukan penambah pompa  banjir untuk mempercepat surutnya genangan air.

“Kami Pemkab Sampang (Dinas PUPR red) sebagai penerima manfaat, maka wajib melakukan perlindungan, keamanan dan menjaga kebersihan sungai dengan mewujudkan ekowisata sungai,” terangnya.

Untuk diketahui, acara launching rencana pembangunan jalan inspeksi Sungai Kamuning guna mewujudkan ekowisata sungai itu, dilaksanakan bersaaman dengan Apel Siaga Sekolah Sungai yang dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Sampang Abdullah Hidayat, Jum at  pagi  (3/5) di lapangan Wijaya Kusuma Sampang.

Kegiatan lauching tersebut, merupakan sinergi kegiatan dan program kerja antara Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan Dinas PUPR Sampang untuk mendorong terwujud Sampang Hebat Bermartabat. (sub/waw)

Komentar

News Feed