Dinilai Komsisten Dorong Kesetaraan Gender dan Perlindungan Anak, Pamekasan Dapat APE Kategori Madya

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) BERPRESTASI: Bupati Pamekasan Baddrut Tamam saat menerima penghargaan APE tahun 2020 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan tidak henti-hentinya menorehkan prestasi. Kali ini, kabupaten di bawah kepemimpinan Baddrut Tamam ini mendapat penghargaan dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia berupa Anugerah Parahita Ekapraya (APE) tahun 2020.

Dalam penganugerahan tersebut Pamekasan masuk ke dalam kategori madya. Bupati Pamekasan Baddrut Tamam mengaku bersyukur dan berterima kasih kepada semua pihak. Sebab menurutnya, penghargaan tersebut tidak dimungkin diraih tanpa dorongan dan bantuan dari seluruh lapisan masyarakat Pamekasan.

Pihaknya terus berikhtiar agar Pamekasan mampu bersaing dengan kabupaten maju lainnya di Jawa Timur, bahkan di Indonesia. Karena itu, pihaknya membutuhkan dukungan dan dorongan dari semua pihak.

“Terima kasih kepada para pejabat di lingkungan Pemkab, ulama, pemuda, dan seluruh warga Pamekasan. Penghargaan ini untuk masyarakat Pamekasan,” ucapnya.

Sekretaris Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPPAPPKB) Pamekasan Basri Yulianto menjelaskan, penghargaan itu didapatkan karena Pemkab dinilai berkomitmen dalam mewujudkan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan, dan perlindungan anak, serta dalam memenuhi kebutuhan anak.

Disebutkannya, dalam APE ini, Pamekasan menjadi kabupaten dengan peringkat tertinggi di Madura. Banyak hal yang telah dilakukannya dalam mewujudkan kesetaraan gender dan perlindungan anak. Salah satunya yaitu dengan penyetaraan di bidang ekonomi dan pendidikan tanpa memandang perbedaan gender.

Selain itu, ia mengungkapkan, perlindungan dan pemenuhan kebutuhan anak sudah dilakukan. Salah satunya yaitu dengan penyediaan tempat bermain anak di sejumlah lokasi di Pamekasan. Tidak hanya itu, di setiap lokasi strategis disediakan taman baca bagi anak. Pihaknya mengaku akan meningkatkan pencapaian tersebut hingga memperoleh kategori utama.

Dalam APE tersebut, terbagi menjadi empat kategori; kategori utama dengan dengan standar nilai 800-900, kategori nindya dengan standar nilai 700-800, kategori madya dengan standar nilai 600-700 dan kategori pratama dengan standar nilai 500-600. Pamekasan mendapat nilai 600 lebih sehingga mendapat penghargaan madya.

“Sedikit lagi, kita akan dapat utama. Coba kemarin penilaiannya dari kementerian langsung turun ke Pamekasan, mungkin bisa dapat nindya,” ucapnya.

Reporter: Ali Wafa

Redaktur: Muhammad Aufal Fresky

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *