Dinkes Ajak Stakeholder Komitmen Turunkan Stunting

  • Whatsapp
KOMITMEN: Dinkes Sampang mengajak semua stakeholder komitmen berperan menurunkan angka stunting, kematian ibu bayi, bebas TBC dan kusta, kemarin.

Kabarmadura.id/Sampang-Bertempat di Pendopo Trunojoyo, Dinas Kesehatan (Dinkes) Sampang menggelar penggalangan komitmen dalam rangka menurunkan angka stunting, kematian ibu bayi , serta bebas tuberculosis (TBC) dan kusta dengan semua stakeholder, meliputi kepala Puskesmas, camat, kepala desa (kades) se-Kabupaten, pada Rabu (16/10/2019).

Dalam pelaksanaan kegiatan tersebut, turut hadir Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Sampang Yuliadi Setiawan, perwakilan tim TP2D Sampang Nogroho, Direktur BPJS Sampang Ita Risanti, para camat, kepala desa/lurah, serta kepala puskesmas se-Kabupaten Sampang.

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Sampang Agus Mulyadi menuturkan, dasar pelaksanaan kegiatan penggalangan komitmen itu, yakni undang-undang kesehatan, komitmen dari Bupati Sampang dalam rangka untuk menjadikan Sampang hebat bermartabat.

Kata Agus Mulyadi, latar belakang terselenggaranya kegiatan tersebut, karena masalah gizi masyarakat di wilayah Sampang masih tinggi, penyakit menular khususnya TBC dan kusta dan penyakit tidak menular juga tinggi, seperti diabetes dan hipertensi.

“Tujuan kegiatan ini, untuk menggalang komitmen dari semua stakeholder, khusus pak camat, kades dan kepala puskesmas di Sampang, untuk bersama-sama menurunkan stunting dan lainnya,” tuturnya, Rabu (16/10).

Sementara itu, Pj Sekda Sampang Yuliadi Setiawan menyampaikan, pada prinsipnya kegiatan ini, dalam rangka meningkatkan pelayanan dan derajat hidup masyarakat Kota Bahari, demi terwujudnya Sampang hebat bermartabat, maka tidak ada jalan lain kecuali harus bersinergi sebagai bentuk kerjasama nyata, konkrit.

“Muara dari semua kegiatan program sasarannya ada di desa, maka harus ada kerjasama dengan kades/lurah dan camat, semua stakeholder harus terlibat dan didukung penuh oleh kades,” ucap Yuliadi Setiawan dalam sambutannya mewakili Bupati Sampang H. Slamet Junaidi.

Lanjut dia, manakala komitmen bersama menurunkan stunting dan sebagainya segera terwujud dan terealisasi dengan konkrit di masing-masing desa / kelurahan, maka sesungguhnya para kades sudah melaksanakan kegiatan-kegiatan untuk mendukung visi-misi Bupati Sampang.

Karena menurutnya, berbicara kesehatan sangat erat kaitannya dengan Indek Pembangunan Manusia (IPM) Sampang, yang saat ini masih berada di posisi terbawah di Provinsi Jawa Timur. Maka seluruh elemen harus bergerak serentak, berkomitmen mewujudkan Sampang yang lebih baik.

Pihaknya berharap, semua stakeholder dapat bekerjasama secara konkrit dalam menangani berbagai persoalan di Sampang, utamanya terkait penanganan kasus stunting, kematian ibu bayi, TBC dan kusta serta persoalan lainnya.

“Jika kerjasama dan komitmen dari semua stakeholder ini dapat terlaksana dengan sebaik-baiknya, maka lambat laun stunting dan semacamnya ini dapat teratasi secara maksimal bahkan kasus ini tidak terjadi lagi di Sampang,” pungkas pria yang akrab disapa Wawan ini. (sub/pin/adv)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *