oleh

Dinkes Bangkalan: Delapan Kecamatan Masuk Zona Kuning

KABARMADURA.ID, Bangkalan – Wabah Covid-19 di Bangkalan masih menjadi sorotan. Sebab, setiap harinya pasien terus naik. Terlebih, Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan mencatat pasien banyak didominasi dari kluster transmisi.

Kepala Dinkes Bangkalan Sudiyo menerangkan, kluster transmisi lokal sebanyak 42 persen dari pasien yang terinfeksi Covid-19. Pada Rabu (14/10/2020) ada tambahan 5 pasien. Sehingga total pasien mencapai 554 orang.

“Selain kluster transmisi yang paling dominan, kluster tenaga kesehatan (nakes) juga naik. Kalau nakes mencapai 18 persen,” ujarnya.

Sisanya, kata Yoyok (sapaan akrabnya) kluster Surabaya 15 persen. Sedangkan sisanya, dia menyebut, kluster lokal dan lain-lain. Mengenai hal itu, dia tidak henti-hentinya mengingatkan kepada masyarakat Bangkalan agar tetap menerapkan protokol kesehatan (protkes). Sebab, peta sebaran wilayah dari 18 kecamatan, baru ada delapan kecamatan yang masuk zona kuning.

Sementara itu, kecamatan lainnya masih masuk kategori zona oranye (orange). Terlebih, angka kematian akibat covid-19 masih terbilang tinggi yakni 12,41 persen.

“kami berharap masyarakat untuk selalu mematuhi protokol kesehatan yang ketat, agar 10 kecamatan yang masih zona orange bisa menyusul delapan kecamatan yang sudah masuk zona kuning,” ungkapnya.

Terpisah, Humas Satgas Covid-19 Bangkalan Agus Zain mengatakan, operasi yustisi yang terus dilakukan setiap hari oleh petugas gabungan Tentara Nasional Indonesia (TNI), kepolisian, dan Satpol PP mulai memberi kesadaran dan memaksa masyarakat dalam mematuhi protokol kesehatan. Sehingga, angka kasus Covid-19 mulai dapat ditekan.

“Vaksin wabah Covid-19 adalah disiplin diri. Jadi masyarakat harus menerapkan protkes,” tandasnya. (ina/mam)

Komentar

News Feed