Dinkes Bangkalan Sebut Pembebas Lahan Butuh 7000 Meter Lahan

  • Whatsapp
(FOTO: KM/FA'IN NADOFATUL M.) MENJELASKAN: Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan Sudibyo

KABARMADURA.ID, BANGKALAN – Rencana pembangunan rumah sakit baru tipe D mulai direalisasikan. Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan sudah menentukan lokasi pembangunan rumah sakit itu. Sesuai analisa sementara lahan tanah yang dibutuhkan sekitar 7.000 meter.

Kepala Dinkes  Bangkalan Sudibyo menyampaikan, untuk memenuhi target lahan pihaknya telah menyiapkan tanah sekitar 7.000 meter. Persiapan lahan itu diharapkan bisa memenuhi semua kebutuhan lahan rumah sakit tersebut.;

Bacaan Lainnya

“Kalau luasnya itu sudah lebih dari cukup, karena rumah sakit tipe D minimal 2.000 meter. Kami sudah menyiapkan 6.000 ribu sekian ribu meter, kurang lebihnya 7.000 meter,” ungkapnya.

Dari empat lokasi yang disediakannya, tim feasibility study (studi kelayakan, red) memilih di sekitar Gunung Gigir. Empat lokasi yang sebelumnya disediakan dinasnya yakni di daerah Rosep, 2 titik di Lombang Daya dan sekitar Gunung Gigir.

“Yang kami tawarkan semua di Kecamatan Blega. Sedangkan yang dipilih tim FS kawasan itu sekitar perbatasan Kecamatan Blega dan Galis,” jelasnya.

Kata lelaki yang kerap di sapa Yoyok ini, pihaknya telah menyediakan anggaran pembebasan lahan tersebut sebesar Rp1,9 miliar. Dana tersebut bersumber dari Dana Bagi Hasil dan Dana Reboisasi (DBH DR). Sedangkan kegiatan fisiknya, dia merencanakan tahun 2021 sudah mulai dibangun.

“Sementara untuk pembangunan rumah sakit itu kita mengajukan anggaran sebesar Rp 25 miliar melalui Bantuan Keuangan (BK) Provinsi Jawa Timur,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan Nur Hasan mengatakan, sangat mendukung pembangunan rumah sakit itu. Pihaknya akan membahas hal tersebut secara khusus dengan dinas terkait.

“Mudah-mudahan nanti lancar,” tandasnya. (ina/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *