Dinkes Pamekasan: Akreditasi Puskesmas Pasean Ditarget April

News28 views

KABAR MADURA | Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan tidak bisa melakukan akreditasi Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) Pasean pada 2023 lalu. Pemicunya karena sarana dan prasana sedang direnovasi. Dinkes pun menarget April tahun ini dapat diakreditasi.

Hasil akreditasi 20 puskesmas lainnya yang bergulir pada 2023 lalu sudah mendapatkan nilai akreditasi paripurna, setelah dinilai Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI. Meski demikian, akreditasi tersebut bisa saja berubah ketika hasil evaluasi tahunan Kemenkes RI tidak sesuai dengan standar pelayanan akreditasi, yang sudah ditentukan atas capaian pada akreditasi 2023 lalu.

Kepala Dinkes Pamekasan dr Syaifuddin menyampaikan, proses akreditasi dilakukan setiap 5 tahun sekali, tetapi khusus untuk Puskesmas Pasean pada 2023 terdapat kendala teknis yang sifatnya perbaikan sarana dan prasana layanan, sehingga prosesnya diundur pada 2024.

Baca Juga:  Dinkes Pamekasan Keluarkan Belasan Ribu Peserta PBID

Syaifuddin optimis hasilnya bisa sama dengan hasil 20 puskesmas lainnya, karena berbagai kualifikasi yang diperlukan sudah dipersiapkan, mulai dari ketersediaan dokter umum dan dokter gigi, atau pun ketersediaan sumber daya manusia kesehatan (SDMK) lainnya yang dibutuhkan. Apalagi persyaratan administrasi yang diperlukan, ia mengklaim sudah dipersiapkan.

“20 Puskesmas sudah paripurna akreditasinya, mudah-mudahan nanti paripurna juga. Harapan kami, semuanya bisa sesuai dengan standar layanannya,” paparnya, Senin (12/2/2024).

Saifuddin mengutarakan, untuk nilai akreditasi bisa saja turun ke Madya, jika standar layanan akreditasi paripurna tidak dipenuhi layanannya setelah dilakukan evaluasi setiap tahunnya. Menurutnya, evaluasi terhadap standar layanan biasanya dilakukan oleh Kemenkes RI setiap tahun. Apabila tidak dilakukan, pihaknya akan melakukannya, karena berkaitan dengan standar layanan kesehatan yang akan diberikan kepada masyarakat.

Baca Juga:  Bentuk Kritisme Berpikir melalui Kajian Pemikiran Tokoh, Komunitas Simposium Terbuka untuk Kalangan Umum 

“Ketika puskesmas tidak mampu memberikan pelayanan yang standar, kan pemberi nilai ini Kemenkes, pasti akan mempertimbangkan kembali; apakah statusnya dicabut, atau diturunkan, jadi utama misalnya,” tukasnya.

Pewarta: Khoyrul Umam Syarif

Redaktur: Hairul Anam

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *