Dinkes Pamekasan Integrasikan Layanan Primer untuk Tingkatkan Kualitas Hidup Masyarakat

News18 views

KABARMADURA.ID | PAMEKASAN-Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-59 di Mandhapa Agung Ronggosukowati, Sabtu kemarin (2/12/223). Beragam kegiatan dilakukan untuk memeriahkan acara yang bertema “Transformasi Kesehatan untuk Indonesia Maju” tersebut, di antaranya launching Integrasi Layanan Primer (ILP).

Kepala Dinkes Pamekasan dr. Saifuddin mengatakan, integrasi layanan primer ini merupakan bagian dari transformasi layanan kesehatan. Selama ini, menurutnya, layanan kesehatan dilakukan secara terpisah atau dipetakkan. Namun, dengan adanya ILP ini layanan kesehatan diharapkan bisa dituntaskan melalui integrasi layanan yang ada di klinik, puskesmas, dan layanan kesehatan lainnya.

“Nantinya dalam integrasi layanan ini ada empat klaster yang diadaptasi dari siklus kehidupan. Terdapat 144 diagnosa yang perlu dituntaskan di layanan primer ini. Kecuali, nanti ada yang komplikasi dan tidak mampu, baru bisa dirujuk,” ungkapnya, Minggu (3/12/2023).

Baca Juga:  Mengaku Belum Terima SK, TPKJM Dinkes Pamekasan hanya Tangani 4 ODGJ

Untuk mengoptimalkan integrasi layanan primer ini, lanjut Saifuddin, yang bertugas adalah tenaga kesehatan yang profesional dan kompeten. Bahkan, tenaga yang disediakan telah mengikuti pelatihan 25 kompetensi kesehatan.

Sehingga, dia berharap, dengan adanya ILP ini bisa meningkatkan kualitas hidup masyarakat Pamekasan. Mengingat angka harapan hidup masyarakat Pamekasan berada di angka 67,7. Sehingga, diperlukan upaya-upaya untuk terus meningkatkan kualitas hidup.

“67,7 itu belum aman. Masih banyak anak muda yang meninggal cepat. Melalui program yang dirancang, bagaimana caranya kami upayakan agar yang muda tidak lekas meninggal dan yang sehat tidak sakit,” jelas Saifudin.

Baca Juga:  Dua Sektor RTUP di Pamekasan  Meningkat

Sementara itu, Pj Bupati Masrukin, melalui Staf Ahli Bupati Bidang Kemasyarakatan dan SDM Moh. Alwi mengatakan, integrasi layanan primer menjadi ujung tombak dalam meningkatkan kualitas hidup dan lebih produktif. Sehingga, dibutuhkan perhatian khusus dari seluruh lapisan elemen masyarakat.

“Integrasi layanan primer ini diharapkan bisa menjadikan masyarakat sehat dan produktif. Tidak hanya di-launching saja, tapi bisa memberikan manfaat juga,” terangnya.

Pewarta: Safira Nur Laily

Redaktur: Sule Sulaiman

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *