oleh

Dinkes Pamekasan Tidak Anggarkan Khusus Penanganan AKI dan AKB

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN-Dinas Kesehatan (Dinkes) Pamekasan tidak menyiapkan anggaran khusus penanganan angka kematian bayi (AKB) dan angka kelahiran ibu (AKI).Padahal, jika melihat kasus AKB dan AKB, kabupaten berjuluk Gerbang Salam ini belum terbebas.

Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinkes Pamekasan, Hidayat membenarkan hal itu. Penanganan AKI dan AKB tercakup pada anggaran setiap pusat kesehatan masyarakat(puskesmas).Sehingga ketika ada kejadian, langsung ditangani di masing-masing layanan kesehatan di bawah naungan Dinkes Pamekasan itu.

“Untuk AKI dan AKB ini,kami tidak anggaran khusus. Penganggaran sesuai dengan program yang sudah ada, misalnya untuk pelayanan di puskesmas, anggarannya sesuai dengan itu saja, cuma pembinaan saja,”paparnya, Minggu (21/2/2021).

Pada tahun 2020 lalu, Dinkes mencatat ada 14 kejadianAKI dan 40 kasusAKB. Strategi di tahun 2021 ini masih sama, yakni dengan memasifkan berbagai sosialisasi. Selain itu, Pamekasan menjadi lokus AKI dan AKB pada tahun 2021.

Selain bekerjasama dengan sejumlah rumah sakit, juga ada pembinaan dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

“Kami juga berupaya menstandarisasi tenaga kesehatannyua (nakes), khususnya bidan, standarisasi untuk fasilitas pelayanan kesehatan, dan standarisasi peralatan alat kesehatan,” pungkas Hidayat.  (rul/waw) 

 

Komentar

News Feed