Dinkes PPKB Sumenep: Anggaran Alkes Rp3 Miliar untuk 30 Puskesmas

(FOTO: KM/IMAM MAHDI) DIANGGARKAN : Pengadaan alat kesehatan  di Dinkes PPKB Sumenep tahun 2022 dianggarkan Rp3 miliar.

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Anggaran untuk pengadaan alat kesehatan di Dinas Kesehatan dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Sumenep tembus Rp3 miliar. Pengadaan alkes tersebut akan disalurkan kepada rumah sakit dan pusat kesehatan masyarakat (puskesmas).

Kepala Dinkes PPKB Sumenep Agus Mulyono mengatakan, pengadaan alkes sudah dianggarkan setiap tahun. Anggaran alkes bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) kesehatan.

“Objeknya untuk seluruh puskesmas di Sumenep,” katanya, Kamis (10/2/2022).

Bacaan Lainnya

Dikatakan Agus, sapaan akrabnya, selain digunakan untuk puskesmas. Alkes juga akan digunakan untuk Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Abuya di Kangeyan, serta rumah sakit lainnya. Sementara  alkes tersebut masih belum dapat didistribusikan.

“Realisasinya masih menunggu dari pemerintah pusat,” singkatnya.

Agus memaparkan, pengadaan alkes tahun ini untuk mengisi lima unit pelayanan kesehatan. Meliputi unit gawat darurat (UDG), poli pelayanan ibu dan anak, ruang operasi, ruang rawat inap, serta laboratorium kesehatan.

“Untuk pendistribusian belum ada kejelasan. Menunggu saja,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan Dinkes PPKB Sumenep Moh. Nur Insan menambahkan, alkes digunakan untuk pasien atau perawatan di daerah desa yang hendak ke puskesmas setempat. Misalnya, inhaler dan nebulizer, alat tes gula darah, pulse oximeter dan lainnya.

“Pengajuan dilakukan secara elektronik, nantinya dikirim atas pengawasan Dinkes Sumenep,” paparnya.

Insan menambahkan, dari 27 kecamatan ada sebanyak 30 puskesmas. Pengadaan alkes nantinya akan disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pelayanan kesehatan.

“Semua puskesmas pasti ada jatah untuk melengkapi alkes,”  tukasnya.

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.