Dinkes Sampang Rahasiakan Hasil Rekrutmen Nakes Non-ASN

  • Whatsapp

KABARMADURA.ID, Sampang – Jumlah pendaftar dalam rekrutmen tenaga kesehatan non aparatur sipil negara (ASN), hingga kini tetap dirahasiakan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sampang melalui Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) enggan membuka ke publik dengan dalih tidak terlibat langsung.

Kepala Bidang (Kabid) Informasi dan Pembinaan Aparatur BKPSDM Sampang Hendro Sugiarto berkelit, akibat tidak terlibat, sehingga tidak mengetahui jumlah pendaftarnya. Instansinya hanya sebatas fasilitator, tidak terlibat dalam proses verifikasi berkas pendaftaran.

Bacaan Lainnya

Kata dia, rekrutmen tenaga kesehatan itu merupakan kewenangan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan pihak Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sampang.

“Yang tahu jumlah pendaftarnya, Dinkes dan RSUD, kami ini sebatas fasilator saja, jadi tidak tahu,” dalihnya,  Senin (26/10/2020).

Namun secara umum, untuk kebutuhan tenaga kesehatan nonASN itu sebanyak 165 orang. Sebanyak 100 orang akan ditempatkan di RS Ketapang, sementara yang 65 orang akan ditempatkan di RS Mohammad Zyn Sampang.

Dugaan adanya indikasi pendaftar titipan yang diprioritaskan lolos rekrutmen, Hendro mengaku tidak tahu dan hal itu diklaim sulit terjadi.Pasalnya, proses pendaftaran mulai tahap awal sehingga selesai nanti, sudah dilakukan secara online, bahkan semua tahapan sudah diumumkan di website resmi pemerintah.

“Kalau soal pendaftar titipan ini sampai sekarang belum mendengar dan kami sangat yakin proses rekrutmen pegawai tenaga kesehatan non ASN ini profesional dan sudah dilakukan secara transparan,” timpalnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinkes Sampang Agus Mulyadi mengatakan, untuk tahapan rekrutmen tenaga kesehatan masih dalam proses verifikasi berkas pendaftar, jadi belum bisa diketahui jumlah pendaftar yang memenuhi persyaratan dan lolos ke tahapan selanjutnya. Tetapi jumlah pendaftarnya diperkirakan mencapai ribuan orang.

“Sampai sekarang, kami masih belum menerima laporan jumlah pendaftarnya berapa.Saatini masih tahap verifikasi berkas calon.Untuk pengumuman yang lolos seleksi tahap awal ini masih tanggal 30 Oktober mendatang,” kelitnya.

Menurut Agus,tudingan adanya peserta titipan dipastikan sangat sulit terjadi. Sebab, proses rekrutmen sudah dilaksanakan secara terbuka, sama dengan proses rekrutmen calon pegawai negeri sipil (CPNS). Jadi celahnya sangat kecil dan sulit terjadi, mengingat prosesnya sudah secara online, mulai pendaftaran awal, ujian hingga penentuan kelulusan.

“Proses rekrutmennya terbuka dan dilakukan secara online, jadi tidak ada peluang untuk calon titipan, semua pendaftar tetap diperlakukan sama,” tepisnya. (sub/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *