oleh

Dinkes Sumenep Belum Bayar Insentif Nakes

KABARMADURA.ID, BANGKALAN -Insentif untuk tenaga kesehatan (nakes) belum bisa dicairkan. Nunggaknya insentif nakes yang menangani Covid-19 itu terhitung sejak Desember 2020 hingga Februari ini.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan Sudiyo mengatakan, nunggaknya pencairan insentif nakes tidak hanya di Bangkalan. Di Kabupaten lainnya juga mengalami yang sama. Katanya, penunggakan insentif ini masih diajukan lagi.

“Lancar, ndak ada masalah. Sesuai dengan verifikasi nakesnya,” katanya.

Lanjut dia, keterlambatan pembayaran insentif nakes karena pada bulan Desember tutup tahun. Sedangkan untuk bulan Januari belum diajukan. Sehingga, mau tidak mau pihaknya harus menunggu terlebih dahulu.

“Kami tunggu dulu dananya dari pusat, baru kami ajukan lagi. Kalau saat ini dananya belum turun,” ungkapnya.

Jumlah keseluruhan nakes di puskesmas yakni sekitar 3.600 orang. Dia melanjutkan, sedangkan di rumah sakit ada sekitar 1000 nakes. Di mana jumlah ini belum mencakup nakes baik yang ada di klinik maupun di rumah sakit swasta. Untuk penerimanya sendiri ada sekitar 30 persen dari jumlah keseluruhan nakes yang ada di Bangkalan.

“Jumlah nakes penerima insentif dan tidak beda ya. Itu yang saya sebutkan jumlah nakes keseluruhan yang ada di Bangkalan. Kalau nakes penerima insentifnya saya lupa,” tuturnya.

Sejauh ini total anggaran untuk nakes yang menangani pasien covid-19 ada sekitar Rp5,5 miliar. Dia berharap, meski insentifnya belum turun agar para nakes bisa memahami tugas-tugas tambahan tersebut untuk menangani pasien covid-19.

Sehingga, lanjut dia, meminta agar tidak ada masyarakat yang terabaikan dan pelayanan kurang maksimal karena pencairan insentif terlambat.

“Sebenarnya hanya proses administratif yang ketutup tahun saja. Tidak ada masalah, anggaran sudah kami ajukan sejak bulan Januari lalu. Tunggu saja pencairan dari pusat,” tuturnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bangkalan Nur Hasan mengungkapkan, meminta para nakes yang menangani Covid-19 bersabar terlebih dahulu. Sebab, saat ini sedang ada transisi sistem. Dari sistem konvensional ke SIPD.

“Jadi bersabar dulu para nakes, karena tidak hanya insentif. Tapi gaji pun juga agak lambat,” pungkasnya. (ina/mam)

Komentar

News Feed