Dinkes Sumenep Kesulitan Data Jenis Obat di Apotek

  • Whatsapp
(FOTO: KM/IMAM MAHDI) PERLU BERBENAH: Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep harus mendata semua jenis obat yang masuk ke setiap apotek.

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Keoptimalan di bidang penyediaan dan pendataan obat di apotek perlu ditingkatkan. Sebab tidak sedikit obat-obatan yang masuk ke setiap apotek. Bahkan ratusan ribu jenis obat yang masuk ke seluruh apotik di daerah dengan slogan Kota Keris sulit terdata. Hal ini diakui Bagian Humas Farmasi Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumenep Yeni, Kamis (9/12/2021).

Menurutnya, terdapat 42 apotek di Sumenep. Hanya saja, untuk setiap jenis obat-obatan yang dijual tidak tercakup oleh instansinya. Sebab jenis obat cukup banyak dan memang sulit terdata. Meski demikian, akan berupaya melakukan pendataan melalui kerjasama dengan setiap apotek. Sehingga segala kebutuhan bisa diketahui.

Bacaan Lainnya

“Misalnya, obat di Apotek Kimia Farma, Farhan dan lainnya ini jelas tidak sama jenis obatnya. Bahkan kami memang tidak mendatanya. Insyaallah kami akan berupaya untuk membenahi kondisi ini. Semuanya butuh proses,” ujarnya

Sementara itu anggota Komisi IV DPRD Sumenep Sami’oeddin menegaskan, kemudahan masyarakat dalam mengakses fasilitas pelayanan kesehatan harus menjadi prioritas.  Terutama mengenai ketersediaan obat di apotek. Tujuannya, untuk mengetahui jenis obat dan kekurangannya. Sehingga perlu dilakukan pendataan obat.

Pihaknya berjanji, akan mengevaluasi ketersediaan obat-obatan. Dengan demikian, bisa diketahui kekurangan obat di apotek. “Dengan adanya pendataan, nantinya akan diketahui ketersediaannya. Intinya semua obat penting untuk dilakukan pengawasan dan pendataan,” tegasnya politisi dari  ujar anggota Komisi IV DPRD Sumenep Sami’oeddin, Kamis (9/12/2021).

Reporter: Imam Mahdi

Redaktur: Totok Iswanto

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *