oleh

Dinobatkan Sebagai Driver PCC Teraktif

H Aminullah Niatkan Ibadah dalam Menjalankan Tugas

Kabarmadura.id/Pamekasan-Berangkat malam, pulang malam, sudah menjadi kebiasan driver mobil sigap Pamekasan Call Care (PCC). Namun hal itu dilakukan dengan penuh keikhlasan oleh H. Aminullah yang diberi amanah untuk menjadi driver PCC Desa Bangkes, Kecamatan Kadur, Pamekasan.

KHOYRUL UMAM SYARIF, KADUR

Atas dedikasi pria yang lahir di Pamekasan  pada 5 Agustus 1984 lalu itu, H Aminullah dinobatkan sebagai driver terbaik mobil sigap sehat oleh Koordinator PCC Amir Chamdani. Dirinya menyisihkan 177 driver lain di 13 kecamatan di Pamekasan.

Namun bagi Aminullah, penghargaan yang diberikan oleh pemerintah bukanlah tujuan utama. Sebab dirinya meniatkan pengabdian sebagai seorang driver untuk menjadi pelayan masyarakat di bidang kesehatan.

Dirinya berprinsip setiap yang dilakukan dengan sabar dan ikhlas akan mendapatkan imbalan tersendiri dari Sang Kuasa.

“Kami menjalani dengan ikhlas, intinya harus sabar sebab bersinggungan dengan masyarakat,” ungkapnya saat dihubungi Kabar Madura, Rabu (12/8/2020).

Bapak dari tiga orang anak itu mengungkapkan, selama mengemban amanah sebagai driver mobil sehat sigap, ada suka duka yang harus dia terima dengan ikhlas.

Baginya, menghantar dan menunggu pasien yang sedang sakit merupakan ujian yang harus dihadapi dengan sabar. Bahkan dirinya harus ikhlas standby selama 24 jam, untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan mobil sehat sigap terlayani dengan baik.

“Kami harus menunggu dengan sabar saat mengantar orang yang sakit,” ujarnya.

Saat dinobatkan sebagai driver terbaik, dirinya mengaku tidak menyangka akan mendapat apresiasi tersebut. Tidak ada tujuan lain darinya, selain melakasnakan tugas secara profesional, dan memberikan kemudahan kepada orang yang sakit.

Dirinya meyakini, orang yang memberi kemudahan kepada orang lain, akan dipermudah juga jalannya oleh Tuhan.

“Profesi ini kami jalani dengan ikhlas untuk memudahkan pelayanan orang sakit,” ulasnya.

Dirinya menceritakan, setiap mengantar orang sakit berobat, dirinya seringkali melontarkan pertanyaan kepada masyarakat yang dihantarnya. Utamanya tentang pelayanan mobil sehat sigap gratis.

Dirinya mengaku, banyak masyarakat yang bersyukur atas program Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan, Baddrut Tamam dan Raja’e tersebut. Sebab terobosan dari dua pemimpin muda ini, sangat berdampak pada masyarakat. Terlebih program itu gratis.

Oleh karenanya, setiap warga yang dihantarnya memberikan imbalan rokok, dirinya mengaku langsung menolak pemberian warga tersebut dengan sopan. Sebab dia memahami layanan tersebut gratis tanpa dipungut biaya apapun.

“Terima kasih kepada Bupati Pamekasan Baddrut Tamam dan Wakil Bupati Pamekasan Raja’e sudah memudahkan masyarakat di bidang layanan kesehatan,” pungkasnya. (pin)

Komentar

News Feed