oleh

Dinsos: 40 Ribu KPM BPNT Cairkan Bantuan

Kabarmadura.id/Sampang-Dinas Sosial (Dinsos) Sampang mengklaim semua Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) di Kota Bahari sudah mencairkan bantuan sebesar Rp500 ribu dengan sendirinya. Adapun bantuan tersebut hanya diperuntukan ke KPM BPNT non PKH. Artinya untuk KPM BPNT yang merangkap sebagai penerima Program Keluarga Harapan (PKH) tidak menerima program tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Penanganan Fakir Miskin dan Penanganan Sosial Dinsos Sampang, M. Nashrun mengatakan, KPM BPNT di Kota Bahari ini berjumlah kurang lebih 110 ribu, tetapi yang murni hanya KPM BPNT tercatat ada 40 ribu, sehingga sisa dari jumlah tersebut tidak bisa memanfaatkan bantuan yang besarannya Rp500 ribu tersebut.

“Di Sampang ada 40 ribu KPM BPNT murni, untuk sisanya merangkap dengan KPM PKH. Jadi yang menerima bantuan itu hanya 40 ribu,” ungkapnya, Kamis (3/9/2020).

Selain itu ia menuturkan, bantuan tersebut sudah dicairkan pada hari Jumat (28/8). Namun terkait informasi pencairannya pihaknya mengaku tidak tahu. Sebab tidak ada SE atau pemberitahuan dari pemerintah pusat maupun provinsi, terkait bantuan sebesar Rp500 ribu itu.

Namun, pihaknya mengklaim bahwa semua KPM BPNT yang non PKH semuanya menerima bantuan, bahkan semuanya sudah melakukan pencairan. Proses pencairan dilakukan sendiri oleh KPM, artinya tidak dilakukan oleh perangkat desa atau petugas di lapangan.

“Untuk pastinya tidak tahu, surat dari provinsi datangnya kemarin. Tetapi dari 40 ribu KPM BPNT ini sudah mencairkan semua,” imbuhnya.

Sementara itu, ketua Forum Mahasiswa Sampang (Formasa) mendesak agar Dinsos Sampang melakukan pengawasan terhadap realisasi bantuan tersebut dan memastikan bantuan tersebut benar-benar diterima KPM secara utuh, tidak dipotong oleh siapa pun.

“Bantuan ini perlu pengawasan serius dari Dinsos, apalagi sekarang Sampang mendekati Pilkades. Selain itu, untuk BPNT ini semacam ada pengkondisian, karena jika mau mengambil beras ke desa lain tidak diperbolehkan, padahal aturannya boleh di mana saja,” tegasnya. (mal/pai)

Komentar

News Feed