oleh

Dinsos Bangkalan: Bantuan untuk Pasien Covid-19 Meninggal Dihentikan

KABARMADURA.ID, BANGKALAN -Selama wabah Covid-19, pemerintah memberikan bantuan kepada ahli waris pasien Covid-19 yang meninggal dunia sebesar Rp15 juta. Namun kini, bantuan tersebut telah resmi dihentikan. Padahal di Bangkalan ahli waris pasien Covid-19 belum sepenuhnya mendapatkan bantuan tersebut.

Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Bangkalan Wibagiyo membenarkan hal tersebut. Katanya, penghentian itu menyusul munculnya Surat Edaran Kemensos baru yaitu SE No 150/3.2/BS.01.02/02/2021. Dimana isinya membatalkan pemberian santunan kematian tersebut.

“Ya, sekarang dihentikan menyusul adanya SE dari Kemensos. Pusat yang menghentikannya langsung. Bukan dari kami,” katanya, Selasa (23/2/2021).

Lanjut Wibagiyo, terkait santunan korban Covid-19, pihaknya pada tahun 2020 sudah mengajukan 46 korban. Sedangkan yang mendapatkan santunan hanya 3 korban. Pada Tahun 2021 mengajukan 20 korban.

Maka, total yang diajukan 66 korban dan baru terealisasi 3 korban. Untuk 63 ahli waris pasien Covid-19 yang belum mendapatkan itu, pihaknya belum bisa memastikan apakah tetap bisa mendapatkan atau tidak. Kini, dia mengaku, masih berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Kemensos.

“Kalo mengacu ke surat Kemensos, iya dihentikan. Tapi saya masih mau konsultasikan dulu, masak tidak ada kebijakan untuk yang sudah diajukan,” terangnya.

Sementara penghentian bantuan tersebut, Wibagiyo menambahkan, jika misalnya dari Kemensos tidak menyediakan lagi anggaran tersebut. Dia juga tidak bisa menjanjikan apakah nantinya dari pemkab sendiri akan memberikan santunan.

“Soalnya belum ada petunjuk lebih lanjut,” terangnya.

Sebelumnya, berdasarkan keterangan dari pihak Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan. Pihaknya hanya memberikan rekomendasi pencairan bantuan tersebut. Untuk surat keterangan kepastian itu yang mengeluarkan adalah RSUD Syamrabu.

“Seingat saya, kami sudah merekomendasikan sekitar 92 pasien yang meninggal untuk menerima bantuan dari pemerintah,” tandasnya.

Diketahui, berdasarkan data peta persebaran Covid-19 Jawa Timur. Per-tanggal Februari (23/2/2021) ada 1554 yang terinfeksi Covid-19. Angka pasien aktif ada 80 orang dan meninggal 151 jiwa dengan tingkat kesembuhan 1323 orang. (ina/mam)

Komentar

News Feed