Dinsos Sumenep: 33 Ribu KPM Bakal Terima BST

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) DISALURKAN: Program BST dari Kementerian Sosial (Kemensos) saat dicairkan beberapa bulan lalu.

KABARMADURA.ID, SUMENEP -Menjelang akhir tahun, sebanyak 33 ribu keluarga penerima manfaat (KPM) di Sumenep dinyatakan resmi tercatat sebagai menerima bantuan sosial tunai (BST) dari pemerintah daerah. Anggaran tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2021 dengan ketentuan masing-masing KPM menerima Rp300.000.

BST ini merupakan program pemerintah daerah, tujuannya sebagai salah satu upaya pemulihan ekonomi yang dikucurkan melalui Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep.

Bacaan Lainnya

Kepala Dinsos Sumenep Moh Iksan mengatkan, bantuan tersebut akan menyasar warga warga terdampak Covid-19, terlebih di masa pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat. Penerima BST ini adalah KPM yang sudah masuk pada Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan tidak menerima bantuan apapun, seperti program keluarga harapan (PKH), bantuan langsung tunai dana desa (BLT DD) dan yang lainya.

“Kami menyediakan aplikasi untuk mendeteksi penerima tumpang tindih, sehingga yang sudah menerima bantuan pasti diketahui,” kata pria yang juga menjabat sebagai Plt Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) itu, Selasa (31/8/2021).

Iksan menegaskan, warga yang wajib mendapatkan bantuan tersebut adalah mereka yang terdampak Covid-19. Saat ini sedang menyeleksi terkait penerima bantuan tersebut.

“Sekarang datanya sedang diverifikasi dan di-upload agar tidak terjadi penerima ganda dengan bantuan sosial lainnya,” ucap dia.

Demi memastikan kelancaran program atau proses realisasi, Dinsos Sumenep menggandeng Bank BPRS Bhakti Sumekar sebagai perantara pencairan BST APBD tersebut.

“Sampai saat ini masih boleh mengajukan, ketika cair, nanti penerima akan diberi undangan untuk menerima di kecamatan. Bagi lansia atau disabilitas disarankan agar pihak BPRS jemput bola ke desa-desa,” pungkas dia. (ara/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *