Dinsos Sumenep Coret 9 Lansia Penerima Aslut

  • Whatsapp
(FOTO: KM/MOH RAZIN) BANSOS: Program asistensi sosial lanjut usia terlantar (aslut) realisasinya masih tahap dua.

KABARMADURA.ID | SUMENEP -Bantuan langsung tunai (BLT) untuk lanjut usia (lansia) di Sumenep belum sepenuhnya terealisasi. Hal itu terbukti, dari jumlah 100 lansia yang tercatat sebagai penerima program bantuan dari Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep itu,  terdapat 9 orang yang tidak menerima bantuan tersebut.

Kabid Rehabilitasi Sosial Dinsos Sumenep Fajarisman menyampaikan, kepedulian pemerintah kepada lansia dituangkan melalui program asistensi sosial lanjut usia terlantar (aslut). Bantuan itu biasanya direalisasikan menjadi tiga tahap.

Bacaan Lainnya

“Bantuan itu cair setiap empat bulan, kalau sekarang tahap kedua sudah. Tapi memang ada 9 lansia yang gagal karena meninggal,” ucapnya, Senin (18/10/2021).

Dia melanjutkan, 9 lansia yang meninggal itu sudah dicarikan pengganti. Namun, harus melalui proses yang cukup panjang.

Mantan Kabid Pembinaan SD Dinas Pendidikan (Disdik) Sumenep itu menjelaskan, mengingat jumlah penerima program aslut itu sudah ditetapkan 100 lansia. Maka, dalam realisasinya harus utuh sesuai jumlah tersebut.

”Tetapi kalau nominalnya berkurang, jika meninggalnya bulan tiga maka dihitung dari bulan meninggalnya yang diganti Terkait kapan masih belum bisa dipastikan pencairannya,” imbuh Fajar.

Sementara jumlah bantuan dalam program peduli aslut itu, lanjut Fajar, masing-masing lansia menerima bantuan berupa uang senilai Rp250 ribu setiap bulan. Bantuan itu dicairkan dalam empat bulan sekali.

”Kami upayakan tahap ketiga bisa segera cair juga. Tinggal satu tahap kan, tetapi untuk yang 9 orang sudah ditetapkan tetapi terkait waktu masih belum final,” tukasnya.

Realisasi Program Aslut di Dinsos Sumenep

-Jumlah penerima 100 lansia.

-9 lansia dinyatakan meninggal.

-Dinsos masih cari pengganti penerima yang sudah meninggal.

-Masing-masing lansia menerima Rp250 ribu setiap bulan.

-Pencairan aslut empat bulan sekali.

 

Reporter: Moh Razin

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *