oleh

Dinsos Sumenep hanya Mampu Akomodir 33 Difabel

KABARMADURA.ID, SUMENEP  -Program bantuan terhadap penyandang disabilitas di Kabupaten Sumenep terbatas. Terbukti, dari ribuan difabel hanya 33 orang yang sanggung diakomodir oleh pemkab setempat. Sementara nominal anggaran yang akan diterima oleh penyandang disabilitas Rp250 ribu per bulan.

Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial (Dinsos) Sumenep Fajarisman menjelaskan, penyandang disabilitas hanya diberikan berupa bantuan uang tunai. Bantuan itu hanya diberikan kepada penyandang yang tercatat masuk kategori berat.

“Yang bersangkutan itu sama sekali tidak berdaya, artinya sama sekali tidak mempunyai kemampuan, jumlahnya hanya sedikit, hanya sekian persen saja dari data keseluruhan,”ujar Fajar.

Pihaknya mengakui, jumlah bantuan yang akan diberikan tidak bisa menanggung semua kebutuhan hidup penerima. Fajar melanjutkan, jumlah atau data lansia di Kota Keris ini sekitar 1.547 jiwa. Penerima bantuan ditargetkan kepada 33 difabel.

Dia menambahkan, penerima bantuan disabilitas tidak harus berumur 60 tahun ke atas, tetapi syaratnya tidak sehat dan hidupnya bergantung pada orang lain, hanya bisa berbaring di tempat tidur saja.

“Tidak memiliki sumber penghasilan atau miskin, tidak memiliki penghasilan tetap, miskin atau terlantar,” tegasnya.

Kendati jumlah penerima hanya 33 difabel, pihaknya tidak bisa menambah jatah, hanya disesuaikan dengan kemampuan anggaran pendapatan belanja daerah (APBD). Dia berharap adanya bantuan tersebut bisa bermanfaat dan sedikit mengurangi beban masyarakat khususnya lansia.

“Direncanakan akan cair setiap 4 bulan sekali, saat ini masih belum ada yang cair, paling Alpril nanti,” pungkasnya. (ara/mam)

Komentar

News Feed