oleh

Dipaksakan, Target PAD Pasar di Sampang Naik Rp1,3 M

Kabarmadura.id/Sampang-Kendati target Pendapatan Asli Daerah (PAD) retribusi pasar yang ada di Kabupaten Sampang pada tahun 2019, gagal memenuhi target, namun Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindagprin) Sampang, malah membuat pertaruhan besar dengan menaikkan target PAD dari retribusi pasar di tahun 2020.

Tidak tanggung-tanggung, sebanyak 25 pasar tradisional yang beroperasi di Kota Bahari itu, dipatok target PAD hingga 5,7 miliar. Angka itu meningkat Rp1,3 miliar dari target PAD tahun 2019 lalu sebesar Rp4,4 miliar. Padahal, capaian PAD dari retribusi pasar tahun sebelumnya hanya mencapai 80 persen.

Kepala Seksi (Kasi) Pengelolaan Pendapatan Pasar Disperindagprin Sampang Rahman menyampaikan, meski pada tahun 2019 lalu pihaknya hanya mampu menyentuh angka 80 persen dari target PAD dipatok, namun tahun ini pihaknya optimis bisa mencapai target tersebut.

“2017 pencapaian 60 persen, 2018 75 persen, 2019 80 persen, meski belum mencapai target pada tahun sebelumnya, kami optimis target 2020 akan tercapai, yang penting ada usaha dan sosialisasi,” ungkapnya, Selasa (4/2/2020)

Selain itu Rahman mengatakan, dari total target PAD retribusi pasar sebesar Rp5,7 miliar itu, target PAD terbesar dibebankan pada Pasar Srimangunan. Tahun ini lanjut dia, target PAD Pasar Srimangunan sebesar Rp1,7 miliar, sementara Rp4 miliar sisanya, akan ditopang oleh 24 pasar lainnya.

“PAD paling besar itu Pasar Srimangunan, karena pasarnya itu ramai setiap hari,” tuturnya. (mal/pin)

Komentar

News Feed