Direktur RSUD dan Kadisparbud Sudah Sembuh dari Covid-19

  • Whatsapp
(FOTO: KM/ ALI WAFA) MEWABAH: Direktur RSUD dr. Slamet Martodirdjo Pamekasan dan Kadisparbud Pamekasan telah dinyatakan sembuh dari Covid-19.

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN  – Wabah Covid-19 di Kabupaten Pamekasan kian menunjukkan taringnya. Tidak hanya warga biasa, pejabat publik, dan tenaga kesehatan yang dikenal dengan hidup bersih dan higienis ikut terpapar virus yang pertama kali ditemukan di China itu.

Kasus terbaru yaitu mengenai Wakil Bupati Pamekasan Raja’e yang sebelum meninggal sempat dikonfirmasi terinfeksi Covid-19 beserta istrinya yang sedang hamil anak kelima. Namun pada akhirnya, lima hari sebelum Raja’e meninggal dikabarkan telah sembuh dan memperoleh hasil swab negatif.

Bacaan Lainnya

Selain itu, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. H. Slamet Martodirdjo Pamekasan Farid Anwar beserta istrinya juga terkonfirmasi terinfeksi Covid-19. Kejadian itu bersamaan dengan terpaparnya pelaksana tugas (Plt.) Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Nurul Widiastutik beserta suaminya.

Namun, dr. Farid Anwar beserta istrinya dan Nurul Widiastutik beserta suaminya telah dikabarkan sembuh dan mendapatkan hasil swab negatif. Hal itu diungkapkan Ketua Satgas Penanganan Covid-19 RSUD SMart dr. Syaiful Hidayat, Minggu (10/1/2021)

Sebelumnya, Nurul dan suaminya sempat dirawat isolasi di RSUD SMart selama dua Minggu. Sementara dr. Farid menjalani isolasi mandiri di kediamannya beserta istri. Keduanya kini sudah bisa kembali beraktivitas seperti sediakala.

Namun, istri mendiang Raja’e Yuni Lailatul Fitriyah diketahui belum bisa dinyatakan sembuh dari Covid-19. Kesimpulan tersebut muncul lantaran Yuni belum bisa menjalani pemeriksaan lebih lanjut lantaran masih berkabung. Sehingga dia bersama anak yang dikandungnya menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Sebelumnya, Yuni sempat dirawat di Rumah Sakit Husada Utama Surabaya selama dua minggu. Walaupun demikian, ia diperbolehkan pulang dan menjalani isolasi mandiri karena kondisinya sudah membaik. Pihaknya mengaku akan memeriksa lebih lanjut jika Yuni sudah berkenan dan bisa dikunjungi.

“Beliau istirahat karena berkabung. Jadi belum bisa dijenguk. Kita menyesuaikan dengan keinginan beliau,” tukasnya.

Sementara itu, RSUD SMart saat ini tengah merawat 33 orang yang terkonfirmasi terinfeksi Covid-19. Jumlah tersebut masih over kapasitas, sehingga perlu menambah ruang isolasi.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pamekasan Kusairi mengimbau agar masyarakat Pamekasan terus disiplin mematuhi protokol kesehatan. Sebab menurutnya, kendati vaksin Covid-19 telah didistribusikan pemerintah, menerapkan protokol kesehatan juga merupakan vaksin untuk diri sendiri agar tidak terpapar Covid-19.

“Saya minta kesadaran masyarakat untuk bersama-sama memerangi virus ini,” ucapnya. (ali/km58)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *