oleh

Dirumahkan, Drink Truck Cafe Pagulung Jadi Alternatif Usaha

KABARMADURA.ID, Bangkalan – Drink Truck merupakan cafe keliling yang berkonsep cafe berjalan menggunakan mobil antik. Ide usaha tersebut berasal dari Faisol Amin yang merupakan seorang pelaut yang terkena dampak wabah covid-19.

Ceritanya, saat masih menjadi pelaut, Ia mengaku sering melihat adanya cafe berjalan menggunakan kendaraan roda empat di luar negeri. Apa yang dilihatnya tersebut, kemudian diceritakan pada temannya sebagai pertimbangan untuk memulai usaha di Bangkalan.

“Sementara di Bangkalan mungkin sudah ada, tapi konsep dari luar ini belum benar-benar ada di Bangkalan,” ceritanya, Kamis (8/10/2020).

Menu yang disajikan usahanya itu merupakan menu-menu yang saat ini lagi hits untuk kalangan anak muda. Setidaknya ada 28 menu kopi di dalamnya dengan berbahan dasar kopi.

“Saya heran, cewek ini kok doyan kopi juga. Dari situ pangsa kopi ini berarti kebanyak kopi. Akhirnya saya ingin menerapkan ini di Indonesia yakni di Bangkalan,” lanjutnya.

Dari usaha yang dirintisnya itu, Faisal mengungkapkan, dia memilih nama Pagulung merupakan istilah dari kapal. Pagulung sendiri berasal dari bahasa Thailand yang berarti beraktivitas di waktu senggang. Atau aktivitas yang bisa menenangkan dan membuat santai pikiran.

“Cafe ini saya ambil pagulung agar bisa dijadikan tempat orang yang bekerja kemudian stress dengan pekerjaannya, mampir ke sini minum kopi dan stresnya itu bisa hilang, tenang dan santai kembali,” paparnya.

Masih menurut Faisal, saat ini usahanya itu tengah diajukan hak paten. Namun, cafe Pagulung sendiri dibangun dari hasil mandiri. Belum ada sentuhan bantuan dari pemerintah. Kendati demikian, Faisal mengku, setelah mengurus hak patennya ini akan mendaftarkan diri menjadi salah satu bagian UMKM di Bangkalan yang akan dinaungi oleh Dinas Koperasi dan UMKM Bangkalan.

“Kedepan, saya ingin mengembangan usaha ini di satu lokasi atau punya tempat dengan mengedepankan ke klasikan drink truck ini. Dan saya ingin tempat itu, ketika orang datang bersantai, kemudian keluar dari cafe penatnya hilang,” tandasnya. (ina/bri)

Komentar

News Feed