Dirut Zia Ul Haq: Tegakkan Kepala, Kompetisi Masih Panjang

  • Whatsapp
(FOTO:KM/GRAFIK) SEGERA BANGKIT: Skuad Madura United diminta untuk fokus menatap 31 laga ke depan.

KABARMADURA.ID – Madura United mengawali BRI Liga 1 2021 dengan hasil kurang baik. Hingga pekan ketiga, tim berjuluk Laskar Sape Kerrab ini hanya mampu mengemas dua poin dari hasil dua kali seri dan sekali kalah.

Kekalahan pertama di kompetisi domestik tertinggi musim ini terjadi di laga pekan ketiga atas Bhayangkara FC di Stadion Si Jalak Harupat Bandung, Sabtu (18/9/2021).

Bacaan Lainnya

Kendati meraih hasil minor di awal-awal kompetisi, Direktur Utama (Dirut) PT Polana Bola Madura Bersatu (PBMB) Zia Ul Haq ikut memberikan semangat kepada Slamet Nurcahyo dan kolega.

Menurutnya, BRI Liga 1 2021 baru berjalan tiga pekan atau masih menyisakan 31 pertandingan. Dari jumlah yang banyak itu terbuka puang untuk mengemas 93 poin lagi jika semua laga dimenangkannya. Dia meminta agar jangan mudah menyerah sebelum mencapai puncak.

“Jangan tundukkan kepala, kompetisi masih panjang. Ini belum berakhir. Ada 31 pertandingan lagi yang harus diperjuangkan. Jangan ratapi kekalahan, fokus berbenah untuk bangkit,” kata pria yang familiar disapa Habib ini kepada Kabar Madura, Minggu (19/8/2021).

Capaian Madura United di tiga laga awal BRI Lia 1 musim ini tercatat yang paling minor. Sebab, dari empat musim sebelumnya biasanya sudah pernah memenangkan pertandingan walaupun hanya sekali hingga pekan ketiga.

Bahkan, capain terbaik terjadi di musim 2019. Kala itu, Madura United sukses mengumpulkan 9 poin, mencetak 9 gol, hanya kebobolan sekali, dan mencatatkan dua kali clean sheet.

Manajer Madura United Rahmad Darmawan berjanji akan segera membenahi tim untuk meningkatkan performa dan meraih tiga poin pertama di BRI Liga 1 2021. Pihaknya juga akan lebih fokus pematangan dalam latihan berikutnya.

“Kami akan kembali berlatih untuk bisa segera menyudahi hasil yang kurang baik ini dari tiga laga yang kami mainkan,” kata arsitek yang familiar disapa RD itu.

Reporter: Syahid Mujtahidy

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *