Disbudpar Bangkalan Kurangi Kuota Penonton Karapan Sapi

  • Whatsapp
(FOTO: KM/HELMI YAHYA) BERTANDING: Pagelaran Karapan Sapi di Bangkalan mulai digencarkan, pemerintah menginginkan pengawasan ketat agar tidak ada kluster baru.

KABARMADURA.ID | BANGKALAN-Kegiatan pertandingan Karapan Sapi Bupati Cup Bangkalan bakal segera digelar. Kegiatan itu dianggarkan sebesar Rp200 juta. Sementara pada pelaksanaannya akan ada pengurangan penonton, bahkan ada persyarakat peserta harus membawa masyarakat untuk divaksin.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bangkalan Mohammad Hasan Faisol mengatakan, dalam karapan sapi itu peserta lomba hanya dibatasi sampai 48 kouta, selain itu, warga di luar Bangkalan tidak diperbolehkan mengikuti acara tersebut.

Bacaan Lainnya

“Ini acara kabupaten, maka yang boleh ikut hanya warga Bangkalan saja,” jelasnya.

Dikatakannya, anggaran sebesar Rp200 juta akan dipergunakan untuk persiapan perawatan lapangan dan pada saat pelaksanaan nanti. Termasuk juga hadiah yang akan disediakan untuk para pemenang.

“Anggaran ini sudah kami sediakan sejak awal, mengingat ini juga menjadi agenda rutin Bangkalan,” ucapnya.

Adapun persyaratan mengikuti lomba itu, lanjut Faisol, setiap peserta diwajibkan vaksinasi, sehingga setiap tim harus membawa orang sebanyak 25 sampai 50 orang yang harus divaksin.

“Kalau tidak (vaksin) maka tim tersebut akan dicoret dan tidak bisa mengikuti lomba,” terangnya.

Secara terpisah, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Bangkalan Sudiyo menyampaikan, kegiatan seperti karapan sapi beresiko menimbulkan keramaian. Sehingga jika tidak diperketat, maka tenaga kesehatan nantinya yang akan mengalami kerepotan.

“Makanya nanti yang mau masuk dibatasi, selain harus orang Bangkalan juga harus sudah vaksin minimal dosis 1,” terangnya.

Kata Sudiyo, resiko penularan Covid-19 varian baru bisa mengancam masyarakat kapan saja. Sehingga pemerintah sebisa mungkin akan melakukan langkah pencegahan.

“Nanti kami akan maksimalkan pemeriksaan, setidaknya agar tidak beresiko tinggi,” kata Yoyok menutup wawancara.

Reporter: Helmi Yahya

Redaktur: Mohammad Khairul Umam

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *