Disdag Bangkalan Anggarankan Revitalisasi Pasar Klampis Rp3 M

  • Whatsapp
(FOTO: KM/SALMAN ALFARISI) PAPARKAN: Kabid Pengelolaan Pasar Disdag Sutanto, menargetkan pengerjaan revitalisasi pasar Klampis akan selesai sebelum pergantian tahun.

KABARMADURA.IS, Bangkalan – Anggaran revitalisasi Pasar Klampis cukup besar. Hal itu terbukti, pada tahun ini Pemerintah Kabupaten Bangkalan melalui Dinas Perdagangan (Disdag) menganggarkan sebesar Rp3 miliar. Anggaran tersebut bersumber dari anggaran pendapatan belanja negara (APBN) melalui dana tugas pembantuan (TP) untuk merevitalisasi pasar rakyat.

“Dananya Rp3 miliar.  Rinciannya Rp300 juta untuk pengawasan dan administrasi, sisanya untuk pengerjaan yang menjadi prioritas,” kata Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Disdag Sutanto, Senin (26/10/2020).

Bacaan Lainnya

Sutanto menambahkaan, dana itu nantinya diperuntukkan untuk pembangunan kios, los dan toilet pasar serta bangunan pendukung lainnya.

“Kurang lebih 17 kios sudah dibongkar. Karena dana TP persyaratannya harus ada kios, los harus ada dan toilet juga, serta pendukung lainnya seperti selokan,” terangnya.

Selain itu, Sutanto menyampaikan, setelah pengerjaan selesai, para pedagang ikan yang berjualan di depan pasar akan dipusatkan dan ditertibkan ke belakang. Langkah tersebut sebagai upaya untuk menata kembali, termasuk untuk mengurangi kemacetan.

“Itu yang sering bikin macet. Sebenarnya sudah ada di belakang tempat mereka, cuman tidak tertata rapi dan tidak ada losnya. Nanti kami tata ulang ke belakang kalau sudah selesai pengerjaan los,” jelas Sutanto.

Masih menurut Sutanto, pengerjaan revitalisasi Pasar Klampis itu ditargetkan sebelum pergantian tahun sudah selesai. Jangka waktunya selama 75 hari, dimulai pada tanggal 9 Oktober hingga 23 Desember 2020.

“Mudah-mudahan pengerjaannya sesuai dengan rencana anggaran biaya (RAB) dan selesai sesuai kontrak yang sudah disepakati,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Pasar Klampis Syaiful menyatakan, sebanyak 17 kios yang telah dibongkar, namun saat ini masih beberapa kios yang telah dilakukan pengerjaan.

“Sekarang tahap pengerjaan pondasi untuk kios, kalau los dan toilet masih belum,” ujarnya.

Ia berharap agar semua pedagang yang ada di Pasar Klampis itu bisa sejahtera dan bisa maksimal saat berjualan. Terpenting mereka bisa diatur dalam penataan dan pemanfaatan kiosnya.

“Alhamdulillah untuk pedagang ikan akan segera tertampung di belakang, karena sebelumnya mereka masih belum,” tukasnya. (km56/mam)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *