Disdag Hanya Kelola Parkir di 2 Pasar, Sisanya Dikelola Dishub Bangkalan

  • Whatsapp
RAMAI: Pengunjung sedang parkir kendarannya di halaman depan pasar Ki Lemah Duwur Bangkalan yang dikelola oleh Disdag Bangkalan.

Kabarmadura.id/Bangkalan-Pasar tradisional di kabupaten Bangkalan berjumlah 29. Namun, pengelolaan parkir di setiap pasar tersebut belum jelas ujungnya. Dinas Perdagangan (Disdag) Bangkalan mengaku hanya hanya mengelola 2 parkir pasar se-Kabupaten Bangkalan, yakni Pasar Blega dan Pasar Ki Lemah Duwur.

Selain Pasar Blega dan Pasar Ki Lemah Duwur, pengelolaan parkri dilakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bangkalan. Sebab, setiap pasar yang terletak di setiap kecamatan tersebut memiliki petugas tersendiri.

Kepala Bidang Pengelolaan Pasar Disdag Bangkalan Susanto menyatakan, dalam pengelolaan setiap parkir di pasar tradisional tersebut tidak semuanya dikelola oleh disdag melainkan masih ada yang dikelola oleh Dishub.

“Walaupun lahan tersebut merupakan lahan pasar, namun sebagian parkir dari pasar tersebut juga dikelola oleh dishub,” jelasnya kepada Kabar Madura, Minggu (16/3/2020).

Ia menambahkan, pihaknya tidak mengetahui secara jelas prosedur pengelolaan parkir oleh Dishub Bangkalan tersebut. Kemungkinan besar Dishub lebih berwenang dalam mengelola parkir di setiap pasar.

“Kemungkinan besar mereka yang mengelola parkir di setiap pasar sudah mendapatlan rekom dari Dishub Bangkalan,” tuturnya.

Di tempat yang berbeda Kepala Tata Ruang Unit Pelaksanaan  Pengelolaan  Teknis Perhubungan  Dinas Perhubungan Kabupaten Bangkalan Irfan Hidayat menyampaikan, dirinya dalam masih melakukan data ulang terkait parkir ini. Sebab, sejak bulan Desember pada tahun 2019 silam dirinya mengaku belum paham betul tentang pegelolaan parkir di setiap pasar di Bangkalan.

Ia menambahkan, pihaknya masih pengklarifikasi pengelolaan parkir yang ada di bawah naungannya. Ia harus memastikan bahwa parkir di setiap pasar tersebut dikelola dengan baik, bukan merupakan parkir liar yang tidak bisa sumbang APBD.

“Kami akan terus mengontrol agar tidak ada lagi parkir liar di beberapa tititk. Jika kami sudah memberikan himbauan namun masih tetap tidak mengindahkan, maka terpaksa akan diproses secara hukum,” jelasnya. (sae/pai)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *