oleh

Disdik Akan Upayakan Gaji Honorer K2 Naik

Kabarmadura.id/SUMENEP-Kabupaten Sumenep mengalami kekurangan guru di berbagai tempat, khususnya di wilayah kepulauan. Oleh karena itu, Dinas Pendidikan (Disdik) setempat akan memaksimalkan peran guru honorer kategori dua (K2) yang belum berhasil lolos menjadi aparatur sipil negara (ASN) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kontrak (PPPK).

Kepala Disdik Sumenep Muhammad Saidi berjanji akan memberikan perhatian lebih pada guru honorer dengan memberikan gaji yang dialokasikan dari pemerintah daerah.

“Guru yang tidak termasuk PPPK dan ASN itu kita ajukan kepada bupati, kepada pemerintah daerah, kemarin Rp700 ribu, tapi sekarang kita usahakan supaya bisa mencapai satu juta,” ungkap Saidi saat ditemui di kantornya, Selasa (26/3)

Saidi mengaku dilema dengan kekurangan guru, karena sekarang pihaknya tidak diperkenankan mengangkat guru honorer baru. Sehingga menurutnya, jalan terbaiknya adalah dengan memberikan honor kepada guru menggunakan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD).

Pada dasarnya, lanjut Saidi, kekurangan guru bukan hanya terjadi di Kabupaten Sumenep. Akan tetapi, masalah itu juga terjadi di skala nasional, meskipun sarjana pendidikan semakin banyak dari tahun ke tahun.

Dia berharap, meskipun banyak kekurangan di dunia pendidikan, masyarakat dan guru/sekolah bisa bekerja sama dengan baik demi terciptanya pendidikan yang ideal sesuai dengan cita-cita bersama untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. (mad/rei/waw)

Komentar

News Feed