Disdik Imbau Siswa Pakai Baju Adat

  • Bagikan

Kabarmadura.id/Bangkalan-Memperingati Hari Jadi Kabupaten Bangkalan yang ke-488, Dinas Pendidikan (Disdik) Bangkalan mengimbau kepada seluruh kepala sekolah agar mewajibkan siswa memakai baju adat Madura pada tanggal 24 Oktober mendatang. Baju adat dimaksud adalah baju Marlena untuk perempuan dan baju pesa’an untuk laki-laki.

Hal itu disampaikan Zainul Komar, sekretaris Disdik Bangkalan. Menurutnya, kewajiban memakai baju adat tersebut merupakan tindak lanjut dari surat edaran dari bupati agar masyarakat bisa mengingat tanggal 24 Oktober sebagai Hari Jadi Kabupaten Bangkalan. Ia menambahkan, imbauan untuk memakai baju adat tersebut sudah berlangsung dari tahun sebelumnya.

“Minimal menggunakan pakaian adat Madura bagi yang mengikuti upacara biar masyarakat ingat kalau tanggal 24 oktober tersebut hari jadi kota Bangkalan,”ungkapnya, Selasa (22/10).

Namun demikian, pihaknya tetap memberikan kelonggaran bagi siswa yang tidak mampu membeli baju adat Madura.  Ia meminta agar siswa yang tidak memiliki baju adat bisa masuk sebagaimana biasa. Mengingat, tahun sebelumnya, banyak siswa yang tidak masuk sekolah pada tanggal 24 Oktober gara-gara tidak memiliki baju adat.(km50/pai)

Baca juga  Kejari Sampang Tanamkan Sikap Antikorupsi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan