Disdik Kabupaten Sampang Anggap KBM tidak Optimal Jika Kepsek Masih Plt

  • Whatsapp
(FOTO: KM/JAMALUDDIN) TIDAK OPTIMAL: Sebanyak 47 sekolah dasar (SD) di Kabupaten Sampang masih dijabat kepala sekolah (kepsek) dengan jabatan sementara.

KABARMADURA.ID, SAMPANG -Keoptimalan peningkatan pendidikan di Kabupaten Sampang, belum berjalan mulus. Kondisi itu terjadi, lantaran puluhan sekolah dasar (SD) masih belum memiliki kepala sekolah (kepsek) definitif dari tahun 2020 hingga saat ini.Hal tersebut diungkapkan, Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Kabupaten Sampang, Nor Alam, Rabu (13/01/2021).

Menurutnya, banyaknya jumlah kepsek yang dibiarkan dengan status jabatan sementara, lantaran tidak bisa menggelar diklat untuk para calon kepsek akibat mewabahnya Covid-19. Sedangkan, peserta diklat harus sesuai dengan peraturan menteri pendidikan dan kebudayaan (Permendikbud) Nomor 6 Tahun 2018 dengan bunyi, calon kepsek harus di diklat sebelum menjabat.

Bacaan Lainnya

“Bagi calon kepsek itu harus punya sertifikat diklat, tapi tahun 2020 kemarin tidak bisa digelar, akibatnya banyak kepsek di SD masih berstatus Plt,” ujarnya.

Ditegaskan, definitifnya jabatan tersebut sangat penting, terlebih dalam mengelola sekolah. Terutama, mengenai peningkatan kegiatan belajar mengajar (KBM) di suatu sekolah tersebut. Disinggung kapan diklat dilaksanakan, pihaknya mengaku belum memprediksi, karena Covid-19 hingga saat ini terus menyebar.

“KBM saja saat ini kembali ke sistem belajar dari rumah (BDR). Untuk definitif itu sangat perlu, karena jika Plt tidak bisa maksimal. Jumlah kepsek dengan status Plt dari tahun 2020 dengan baru purna tugas tahun 2021 semuanya ada 47 kepsek. Sebelumnya ada 30, dan baru purna tugas 17, termasuk dengan yang meninggal. Jadi semuanya ada 47,” tukasnya. (mal/ito)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *