Disdik Pamekasan Janjikan THR untuk Guru Honorer

  • Whatsapp
ATELASAN ONGGHU: Disdik Pamekasan butuh anggaran sedikitnya Rp53 miliar untuk memberikan THR bagi guru tenaga honorer di Pamekasan.

Kabarmadura.id/PAMEKASAN-Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan, memastikan memberikan tunjangan hari raya (THR) sebesar Rp600 ribu kepada setiap guru honorer di Pamekasan. Menurut catatan Disdik, terdapat 89 ribu guru honorer yang tersebar di seluruh sekolah di Pamekasan. Jika dikalkulasikan, THR itu akan menelan anggaran sebesar Rp53,4 miliar

Kepala Disdik Pamekasan Moh. Tarsun mengatakan, pemberian THR kepada guru honorer tersebut, anggaranya diupayakan bersumber dari APBD  Pamekasan 2019. Namun, saat ini masih diajukan ke Badan Keuangan Daerah (BKD) Pamekasan melalui surat  perintah membayar (SPM) agar segera bisa dicairkan.

“Rencananya akan dikirim melalui rekening bank yang telah dimiliki oleh setiap guru honorer,” jelas Tarsun.

Kebijakan tersebut, terhitung baru dan berani. Sebab, selama ini, Disdik maupun Pemkab Pamekasan tidak berani menganggarkan THR di APBD karena belum ada regulasinya. Bahkan Tarsun menegaskan, THR tersebut dipastikan akan cair 10 hari sebelum bulan Ramadan berakhir.

Dengan dicairkan melalui rekening bank, kata Tarsun, Disdik tidak akan mengambil resiko jika nanti ada protes dari guru honorer ada yang belum bisa dicairkan uangnya karena belum memiliki rekening bank. Sebab, pihaknya sudah meminta kepada saluruh guru honorer supaya menyetor buku rekeningnya sesuai dengan waktu yang telah diinformasikan.

“Cuma begini ya, kalau nanti ada yang cair dan tidak cair jangan salahkan kami, mereka yang ditunda pembayarannya, rekeningnya disetor kepada kami,” ungkapnya.

Mengenai pencairannya, Disdik berencana dilakukan dalam dua tahap. Pada tahap pertama, THR dicairkan bagi yang sudah menyetor buku rekening. Saat ini, anggaran untuk pencairan tahap pertama sudah diajukan ke BKD Pamekasan.

Untuk tahap kedua atau yang belum meyetor buku rekening, belum ada kepastian waktu pencairannya. Sebab, menunggu terkumpulnya seluruh buku rekening dari tenaga honorer yang sebelumnya belum menyetor. Bahkan, pencairannya bisa dimungkinkan setelah hari raya Idul Fitri 1441 Hijriyah.

“Untuk mereka yang belum setor rekening, ya tunggu sampai rekeningnya selesai, tapi SKnya sudah, jika rekeningnya ada, SPM akan kami lanjutkan. Masak pencairan yang banyak ini menunggu yang sedikit, kan yang sudah lengkap ya dicairkan dulu,” pungkasnya. (KM47/waw)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *