Disdik Pamekasan Menyetop JPS Guru, Sebagian Bermasalah dalam Pencairan

  • Bagikan
(FOTO: KM/Khoyrul Umam Syarif) JPS: Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan hanya mengusulkan JPS guru yang belum cair pada tahun 2020. 

KABARMADURA.ID, PAMEKASAN – Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan menyetop jaring pengaman sosial (JPS) untuk 8019 orang yang sempat diberikan tahun 2020, namun dari sejumlah tersebut tersisa 225 orang yang berhak mendapatkan, tetapi bermasalah dalam verifikasi  pencairan, sehingga pada tahun anggaran 2021 masih dalam pengajuan untuk sejumlah guru tersebut  agar haknya bisa dicairkan.

Menurut Kepala Disdik Pamekasan, Akhmad Zaini, pemberian JPS kepada guru diberikan dalam rangka meringankan beban para guru yang mengajar di Kabupaten Gerbang Salam dari semua jenjang pendidikan, karena adanya pandemi Covid-19. 

“Yang terkendala pada tahun 2020 diusulkan pada tahun 2021, tetapi tidak ada usulan baru” paparnya, Kamis (14/1/2020). 

Zaini juga menjelaskan, para guru honorer yang sudah mendapatkan JPS tidak akan diusulkan kembali pada tahun 2021, mengingat rencana  JPS untuk  guru hanya diberikan 3 kali. 

“Yang sudah dapat pada tahun 2020 tidak akan kami usulkan kembali pada tahun ini,” ulasnya. 

Dia juga menyampaikan mengenai kendala yang dialami sehingga tidak mendapatkan JPS sebesar 600 ribu untuk setiap kali pencairan, karena rekening yang dimiliki penerima tidak  terakses untuk menerima  bantuan.

“Kendalanya, rata-rata dari rekening mereka tidak lengkap datanya, sehingga tidak bisa diproses,” tukasnya. 

Kendati demikian, dia berharap belajar dari rumah (BDR) berjalan sebagaimana yang telah direncanakan, supaya kemampuan siswa tetap bisa bersaing.

Sementara itu, Ketua Fraksi Gerindra Pamekasan, Rida’I ,berharap kepada dinas terkait untuk bisa terus memfasilitasi peningkatan  kesejahteraan guru, agar keberlangsungan pendidikan terus berjalan sebagaimana mestinya.

“Tolong kesejahteraan guru terus diperhatikan, sebab mereka sudah sangat berjuang untuk mencerdaskan generasi bangsa,” pungkasnya. (rul/km58)

Baca juga  Masjid Al-Amien Pandemawu, Berdiri Jauh Sebelum Indonesia Merdeka
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan