oleh

Disdik Pamekasan: Swab dan Rapid Test Tak Jadi Syarat Mutlak PTM

Kabarmadura.id/Pamekasan-Penerapan proses belajar mengajar dengan pertemuan tatap muka (PTM) tidak mewajibkan siswa untuk melakukan rapid dan swab test Covid-19. Hal itu berdasarkan kebijakan dari Dinas Pendidikan (Disdik) Pamekasan, bahwa tidak memberikan syarat mutlak untuk PTM di tingkat sekolah  dasar negeri (SDN) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Kepala Disdik Pamekasan Akhmad Zaini mengatakan, proses untuk PTM  SD dan SMP tidak ada persyaratan bagi siswa maupun pendidik saat ingin menggelar proses kegiatan belajar di kelas, namun yang terpenting adalah sudah mendapatkan izin dari orangtua, serta bukan dalam zona merah peta sebaran Covid-19 .

“Tidak ada syaratnya untuk siswa dan guru di-rapid atau swab test, tapi kalau sekolah mau melakukan bagus,”ungkapnya.

Dikatakannya,  terpenting setiap masuk ke lembaga pendidikan harus  dilakukan pengecekan suhu tubuh siswa, dan memakai masker, menjaga jarak dan cuci tangan, sehingga datang ke dalam kelas sudah dalam keadaan steril.

“Jadi standar sekolah itu, harus cuci tangan, menggunakan hand sanitizer, thermogun, penyemprotan desinfektan, intinya sesuai dengan protokol kesehatan,” urainya.

Zaini juga menuturkan, untuk kurikulum yang akan digunakan dalam pelaksanaan PTM itu ada tiga alternatif,  kurikulum K-13, kurikulum yang disederhanakan, dan kurikulum yang dibuat sendiri oleh lembaga pendidikan.

“Kelas harus physical distancing, dan jam pelajaran tidak ada istirahat, tidak ada kantin, tidak ada kegiatan olahraga, jadi masuk jam 7 pulang jam 9 pagi,” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pamekasan Khairul Umam, meminta agar pelaksanaan PTM menerapkan protokol kesehatan yang ketat, sebab dirinya tidak ingin ada klaster baru penyebaran Covid-19 di lingkungan sekolah.

“Artinya yang harus menjadi fokus kita bersama jangan sampai belajar tatap muka ini memunculkan klaster baru, ini sangat harus kita jaga, jadi pengawasan secara ketat protokol Covid-19 itu mutlak harus dilakukan,”ujarnya. (rul/mam/waw)

Komentar

News Feed