Disdik Sampang Kesulitan Penuhi Kekosongan Kepsek

  • Whatsapp
(FOTO: KM/M. SUBHAN) KESULITAN: Disdik Sampang mengaku tidak bisa memenuhi jumlah kekurangan kepsek, sebab minat guru untuk menjadi kepsek diklaim relatif rendah.

KABARMADURA.ID | SAMPANG-Kekosongan kepala sekolah (kepsek) untuk jenjang sekolah dasar (SD) negeri masih belum teratasi oleh Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang. Tercatat saat ini ada 74 kepala sekolah (kepsek) yang statusnya masih dijabat oleh pelaksana tugas (Plt). Jumlah Plt kepsek itu diprediksi akan terus bertambah seiring banyaknya kepsek yang lama sudah memasuki batas usia pensiun (BUP) dan berhalangan tetap.

Banyaknya sekolah yang dijabat plt kepsek diungkapkan oleh Kepala Bidang (Kabid) Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Disdik Sampang Ach. Mawardi. Menurutnya problem kekosongan pejabat definitif kepsek di puluhan sekolah tersebut sudah terjadi sejak beberapa tahun terakhir, namun hingga kini belum teratasi.

Bacaan Lainnya

Dirinya membeberkan, pada tahun ini terdapat sebanyak 34 tenaga pendidik atau guru yang sudah mengikuti diklat calon kepala sekolah (cakep), hanya saja hingga kini masih menunggu pengumuman hasil kelulusannya.

“Sebenarnya, kami sudah sering mendorong agar para guru yang sudah memenuhi syarat untuk ikut diklat cakep ini, namun minat mayoritas guru relatif rendah, sehingga kami tidak bisa memaksa dan berbuat banyak,” ujar Mawardi kepada Kabar Madura, Selasa (30/11/2021).

Dirinya membeberkan, lulusan diklat cakep yang dilaksanakan oleh Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kepala Sekolah (LP2KS) Solo melalui Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Jawa Timur itu, merupakan syarat wajib untuk bisa diangkat menjadi kepsek definitif.

“Jika hasil diklat cakep untuk 34 orang ini keluar, maka tinggal kita usulkan kepada bupati untuk proses pengangkatan dan penempatannya,” terangnya.

Sambung Mawardi, animo mayoritas guru yang sudah memenuhi syarat ikut diklat cakep di daerah yang dikenal dengan slogan Kota Bahari tersebut masih tergolong rendah. Hal itu dikarenakan tanggung jawab dan kewajiban menjadi kepsek tersebut sangat besar.

“Meskipun puluhan kepsek ini masih dijabat oleh plt sampai saat ini, kami sangat yakin tidak mempengaruhi terhadap aktivitas KBM (kegiatan belajar mengajar) di puluhan sekolah,” tukasnya.

Reporter: M. Subhan

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *