Disdik Sampang Komitmen Tingkatkan Tenaga Pendidik Disiplin dan Profesional

  • Whatsapp
(FOTO: KM/SUBHAN) KOMITMEN: Disdik Sampang gelar workshop menajemen penerapan PP 53/2010 bagi tenaga pendidik jenjang TK, SD dan SMP di Sampang, Senin - Rabu (9-13/11/2020).

KABARMADURA.ID, Sampang –Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang komitmen tingkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) tenaga pendidik. Komitmen itu dibuktikan dengan menggelar workshop manajemen penerapan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan dinas terkait, pada Senin – Kamis (9-12/11/2020).

Kegiatan workshop yang bertempat di gedung KPN Karta di Jalan Jamaludin, Gunung Sekar Sampang itu, diikuti oleh 595 tenaga pendidik dari jenjang sekolah Taman Kanak-Kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang terdiri dari guru 260, kepala sekolah (kepsek) 280 dan pengawas 55 orang.

Bacaan Lainnya

Pelaksana tugas (Plt) Kepala Disdik Sampang Nur Alam melalui Plt Kabid Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Moh. Bahri menyampaikan, maksud dan tujuan diadakan workshop manajemen penerapan PP tersebut dalam rangka penekanan terhadap kedisiplinan para guru, kepsek dan pengawas di berbagai kecamatan.

Kata dia, hingga sekarang masih ada sebagian tenaga pendidik yang lebih cenderung masih mengedepankan hak daripada kewajiban dan tanggung jawabnya. Maka, melalui kegiatan workshop itu, semua tenaga pendidik di berbagai wilayah Kota Bahari, dapat memiliki kesadaran penuh akan kewajiban, tanggung jawabnya dan lebih disiplin.

“Yang jelas output dari kegiatan workshop PP 53/2010 ini, para tenaga pendidik menjadi lebih disiplin, tertib administrasi dan bekerja menggunakan hati,” tutur Bahri kepada Kabar Madura.

Dirinya menguraikan, para tenaga pendidik dalam menjalan tugas dan kewajibannya harus ikhlas, berangkat dari hati, tidak karena adanya motif tertentu, misal karena perintah atasan dan semacamnya. Sehingga ketika di sekolah para guru itu benar-benar mendidik dan memberikan keteladanan, tidak hanya sekedar gugurkan kewajiban.

“Bekerjalah dengan hati, ikhlas dalam mendidik dan bisa menjadi teladan bagi para peserta didiknya. Jangan hanya datang ke sekolah sekedar untuk absen, setelah itu pulang,” urainya.

Sambung Bahri, workshop tentang PP 53/2010 sangat penting dilaksanakan, selain untuk mengingatkan para abdi negara khususnya para tenaga pendidik terhadap kewajibannya, juga dalam rangka meningkatkan pemahaman terhadap perundang-undangan yang berlaku serta lebih disiplin dan profesional.

Sebab, jika para tenaga pendidik tersebut tidak diingatkan dan terus ditingkatkan pengetahuan dan pemahamannya, bisa saja mereka lupa dan abai terhadap kewajiban dan tanggung jawabnya, yang berimplikasi terhadap kurang maksimalnya dalam bekerj dan capaian kinerjanya.

“Kami harap kedepan para tenaga pendidik lebih disiplin dan bekerja lebih optimal, sehingga kualitas SDM dan mutu pendidikan lebih baik serta Visi Sampang Hebat Bermartabat terlaksana sesuai harapan bersama,” tutupnya. (sub/mam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *