oleh

Disdik Siapkan Calon Kasek Berkualitas

Kabarmadura.id/SAMPANG-Guna mempersiapkantenaga pendidik (guru) untuk ditugaskan menjadi kepala sekolah (kasek) di sejumlah lembagapendidikan di Kabupaten Sampang yang masih dijabat pelaksana tugas (Plt), Dinas Pendidikan (Disdik) Sampang melaksanakan tahapan seleksi calon kasek dan diklat khusus.

Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendibud)Nomor 6 Tahun 2018 Tentang Penugasan Guru Sebagai Kasek,mekanisme penugasan guru menjadi calon kasek harus melalui berbagai tahapan.

Pertama, para guru  harus melalui proses seleksi administrasi yang dilaksanakan Disdik Sampang. Tujuannyauntuk memastikan para guru itu sudah memenuhi persyaratan kepangkatan minimal III C dan jenjang pendidikan terakhir minimal strata 1 (S1) dan sebagainya.

Setelah dinyatakan lulus administrasi, maka para guru tersebutdapat mengikuti tahapan kedua, yaitu seleksi akademis yang dilaksanakan oleh Lembaga Pengembangan dan Pemberdayaan Kasek (LPPKS) selama tiga hari pada bulan Oktober 2018 lalu.

Selanjutnya, para calon kasek itu mengikutitahapan diklat khususyang diselenggarakan olehLembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP) Provinsi Jawa Timur (Prov Jatim) yangdimulai dari diklat inservice learning 1 (L 1) dan (L 2) tertanggal 26-28 Februari 2019.

“Kami sudah melaksanakan amanat Permendikbud 6/2018 dalam proses penugasan guru sebagai kasek, untuk mengesi kekosongan kasek di sejumlah lembaga, tinggal proses pemetaan dan penempatan para guru yang sudah lulus diklat ini,” tutur Kasi Promosi Mutasi Disdik Sampang Badrud Taman kepada Kabar Madura, Kamis (28/2).

Menurut dia, guru yang mengikuti proses seleksi administrasi calon kasekitu sebanyak 71 orang. Namun ada 12 peserta yang tidak lulus tahapan seleksi akademik, sehingga hanya 59 guru yang bisa mengikuti diklat L 1 dan L 2.

“Tujuan diklat ini, untuk memberikan pembekalan kepada para calon kasek, manakala sudah ditugaskan, bisa menjalankan dan melaksanakan kewajiban, tugas dengan baiksesuai amanat peraturan yang berlaku,”terangnya.

Semua guru yang mengikuti diklat tersebut, sambung Badrut,hanya dipersiapkan untuk mengisi sejumlah kekosongan kasek di beberapasekolah, agar dapat mengurangi beban lembaga pendidikan itu, khususnya jenjang SD yang hingga kini masih dijabat oleh Plt.

“Kami berharap, semua pengetahun dan ilmu yang diperolehselamamengikuti diklat dapat diimplementasikan, sehingga kualitas pendidikan kedepananya lebih baik,”tutupnya. (sub/waw)

Komentar

News Feed